Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tangerang menghadiri acara kegiatan peluncuran program aksi perubahan yang berfokus pada penguatan ekonomi dan digitalisasi UMKM perempuan di Kota Tangerang.
Acara ini dihadiri oleh sebanyak 160 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus dan anggota berbagai organisasi wanita se-Kota Tangerang di Gedung Nyimas Melati, Selasa (6/10/26).
Kegiatan ini ditandai dengan peluncuran CUAN (Catalog Usaha Perempuan) dengan mengusung tema "Inovasi Digital Dalam Optimalisasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Integrasi Data Produk Pelaku Usaha Perempuan Pada Platform CUAN di DP3AP2KB Kota Tangerang".
Project Leader kegiatan sekaligus Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3AP2KB) Yusnidar Simatupang mengatakan, hadirnya platform CUAN bertujuan untuk mengintegrasikan serta mempermudah pendataan dan promosi produk-produk hasil karya pelaku usaha perempuan di Kota Tangerang agar dapat bersaing di era digital.
"Platform CUAN hadir sebagai inovasi digital untuk mengoptimalkan potensi ekonomi perempuan di Kota Tangerang. Kami berharap integrasi data produk pelaku usaha perempuan di DP3AP2KB ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan keluarga," kata Yusnidar.
Ia menambahkan, selama ini banyak produk unggulan UMKM karya perempuan yang memiliki kualitas tinggi, namun masih menghadapi kendala dalam hal pendataan dan jangkauan pemasaran.
"Melalui integrasi data dalam platform CUAN, para pelaku usaha tidak hanya tercatat secara sistematis oleh dinas, tetapi juga mendapatkan fasilitas promosi digital agar mampu bersaing secara lebih luas di era transformatif saat ini," sambung Yusnidar.
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tangerang, Septra Risda Arking, menyambut hangat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terobosan platform CUAN ini.
"Kami dari GOW Kota Tangerang sangat mendukung penuh peluncuran platform CUAN ini. Ini adalah langkah nyata dalam memberikan ruang bagi para perempuan untuk naik kelas secara ekonomi," papar Risda.
Menurutnya, inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan anggota organisasi wanita yang terus berupaya mengembangkan lini usahanya.
"Kami pun mengimbau seluruh anggota dan organisasi wanita di Kota Tangerang untuk dapat memanfaatkan platform ini secara maksimal demi kemandirian ekonomi bersama," ungkapnya.