Jumat, 02 Oktober 2026
Tangerang, oC

Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung Gelar Roadshow SIPENTING di TK Kartika Ayu Kamuning 203

Kamis, 01 Oktober 2026 14:15 WIB
92
Share
Kegiatan roadshow SIPENTING (Stimulasi Parenting yang Tepat dan Benar untuk Anak Usia Pondasi) di TK Kartika Ayu Kamuning 203, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (1/10/26). (Sumber : Kecamatan Jatiuwung) (ALWAN ARDIANSYAH)

Kecamatan Jatiuwung berkolaborasi dengan Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung menggelar kegiatan Roadshow SIPENTING (Stimulasi Parenting yang Tepat dan Benar untuk Anak Usia Pondasi) di TK Kartika Ayu Kamuning 203, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.

Ketua Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung Nurul Fitri Prihadi menerangkan, kegiatan ini diikuti sebanyak 57 anak yang diselenggarakan sebagai ruang edukasi bagi para orang tua dan pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua dan tenaga pengajar dapat bersama-sama memahami pentingnya pola asuh serta stimulasi yang tepat guna mendukung tumbuh kembang anak dan membangun fondasi karakter anak sejak usia dini.

"Kegiatan hari ini, para orang tua dan pendidik diajak untuk memberikan pendampingan yang tepat, penuh perhatian, serta sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan Deklarasi Anti Bullying: Sekolah Aman dan Nyaman yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan serta DP3AP2KB Kota Tangerang.

Deklarasi ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari perundungan

Selain penyampaian materi parenting, kegiatan juga dimeriahkan dengan sesi storytelling dan aktivitas literasi bagi anak-anak.

Kehadiran layanan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang turut menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap literasi pada anak-anak sejak dini.

"Deklarasi antibullying ini menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak. Kita ingin memastikan tidak ada ruang bagi perundungan di lingkungan pendidikan anak usia dini," tutur Nurul.