Kamis, 21 Mei 2026
Tangerang, oC

DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling

Kamis, 21 Mei 2026 15:10 WIB
129
Share
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang mengelar program Durian dan Storytelling di Aula Gedung DPAD, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (21/5/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan tanpa batas. Melalui bidang pelayanan perpustakaan, DPAD kini memperluas jangkauan program unggulannya, yakni Durian (Dunia Literasi Anak) dan Storytelling, untuk menyasar anak-anak berkebutuhan khusus (disabilitas).

Pada kesempatan kali ini, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang menyambut kunjungan istimewa dari dua sekolah sekaligus, yaitu Sekolah Khusus (SKh) Diandra dan SD Mutiara Bangsa, Kamis (21/5/26).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengungkapkan, perpustakaan daerah adalah ruang publik yang ramah dan terbuka bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang fisik maupun mental.

“Makna pelayanan publik itu sangat luas dan global. Kami tidak membatasi siapapun. Baik anak-anak umum maupun anak-anak yang luar biasa, semuanya memiliki hak yang sama untuk menikmati fasilitas literasi," ucapnya.

Menurutnya, program Durian sendiri merupakan salah satu magnet utama Perpustakaan Daerah Kota Tangerang yang identik dengan kehadiran badut ikonik dan berbagai talent menarik.

Setelah keseruan bersama badut, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi storytelling (mendongeng) yang dibawakan oleh petugas menggunakan media boneka hingga alat musik.

“Tentu para talent dan petugas kami akan menyesuaikan metode pembawaannya. Pendekatan untuk anak-anak spesial ini akan lebih interaktif, misalnya lewat permainan atau games seru. Namun yang paling penting, intisari kegiatannya tidak akan keluar dari jalur edukasi dan literasi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang juga membuktikan komitmen inklusivitasnya lewat penyediaan fasilitas fisik.

"Saat ini, perpustakaan telah memiliki ruangan khusus yang menyediakan koleksi buku-buku Braille bagi para penyandang disabilitas netra," sambungnya.

"Kami ingin semua anak bisa menikmati dan merasakan bahwa kegiatan literasi itu sangat menyenangkan, sehingga minat baca dan kualitas literasi di Kota Tangerang semakin meningkat ke depannya,” tutupnya.