Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan pemantauan harga komoditas pangan pokok untuk mengantisipasi lonjakan harga mulai pertengahan bulan Ramadan sampai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mendatang.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi menuturkan, tidak ada lonjakan harga signifikan dibandingkan dengan awal bulan Ramadan setelah melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Anyar Tangerang, Pasar Malabar Cibodas, dan Pasar Poris Cipondoh.
Berdasarkan pemantauan terakhir, harga komoditas pangan yang dalam kondisi tinggi serta berpotensi akan melonjak yakni cabai rawit merah dengan rata-rata Rp90-110 ribu per kilogram diikuti berbagai jenis cabai lainnya seperti cabai merah keriting (Rp40-60 ribu per kilogram), cabai merah besar (Rp50-60 ribu per kilogram), dan cabai rawit hijau (Rp50-60 ribu per kilogram).
“Kami terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada lagi lonjakan harga menjelang Lebaran nanti. Ada sejumlah komoditas yang menjadi sorotan karena masih relatif tinggi seperti yang terjadi di kabupaten atau kota lainnya,” ujar Suli, Kamis (4/3/25).
Ia melanjutkan, bebera komoditas pangan lainnya terpantau masih stabil di tengah peningkatan jumlah permintaan sejak awal bulan Ramadan seperti daging ayam broiler (Rp40-45 ribu per kilogram), daging sapi (Rp135-150 ribu per kilogram), telur ayam (Rp32 ribu per kilogram), dan sebagainya.
“Beberapa komoditas lainnya juga belum terlihat lonjakan harga di pertengahan bulan Ramadan ini seperti beras premium masih terpantau Rp16-18 ribu per kilogram, gula pasir seharga Rp18-19 ribu per kilogram, minyak goreng Rp15-21 ribu, dan bawang merah Rp45-50 ribu per kilogram,” tambahnya.
Selain itu, informasi selengkapnya mengenai perkembangan harga komoditas pangan bisa diakses melalui media sosial Instagram @perdagangan_tangerangkota, @indagkopukm_tangerangkota, dan @perumdapasarkotatangerang.