Rabu, 29 April 2026
Tangerang, oC

59 Produk Lolos Administrasi, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Gelar Kurasi UMKM Award 2026

Rabu, 29 April 2026 13:13 WIB
65
Share
Proses kurasi produk UMKM Awards 2026 di Ruang Rapat Indagkop UKM, Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (29/4/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang kembali menyelenggarakan tahapan kurasi produk dalam rangkaian UMKM Award 2026.

Hal ini menjadi upaya Pemkot Tangerang dalam mendorong pelaku usaha mikro agar semakin berdaya saing dan siap menghadapi pasar yang lebih luas.

Kegiatan kurasi ini merupakan lanjutan dari proses seleksi administrasi yang sebelumnya diikuti oleh 94 pelaku UMKM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 UMKM dinyatakan lolos tahap administrasi setelah memenuhi persyaratan seperti kelengkapan identitas dan legalitas usaha.

Kepala Seksi Data dan Peningkatan Kualitas SDM Usaha Mikro Disperindagkop UKM Kota Tangerang Musokib menjelaskan, pada tahap ini peserta diminta menyerahkan sampel produk untuk dinilai secara langsung oleh tim kurator profesional.

“Kurasi ini dilakukan untuk menilai kualitas produk secara lebih mendalam, mulai dari inovasi, kemasan, hingga kesiapan pasar,” ujarnya.

Dari hasil kurasi ini, ditargetkan akan terpilih 30 UMKM terbaik yang akan dibagi ke dalam tiga klaster utama, yaitu pangan, kerajinan dan fesyen.

Selanjutnya, para peserta terpilih akan mengikuti program pembinaan lanjutan (upscale) untuk meningkatkan kapasitas bisnis, baik dari sisi hard skill maupun soft skill.

”Selain itu, para finalis juga akan mengikuti tahap pitching sebagai penilaian akhir. Para pemenang juga berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan serta rekomendasi untuk program di tingkat kementerian dan nasional,” paparnya.

Proses penilaian melibatkan tim dari Inotech Foundation yang dikenal sebagai inkubator bisnis berpengalaman dalam pembinaan UMKM di tingkat nasional.

“Produk UMKM tahun 2026 semakin inovatif, kemasan lebih menarik, dan sebagian sudah mulai menembus pasar ekspor. Ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” ungkap Direktur Eksekutif Inotech Foundation, Ivi Anggraeni yang merupakan tim penilai.

Ia juga menambahkan, aspek penilaian mencakup inovasi produk, kebutuhan pasar, kemasan, legalitas, kekuatan tim, strategi digital marketing, hingga kemampuan membuka lapangan kerja.

”Bagi pelaku UMKM yang belum terpilih, diharapkan tetap semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha agar dapat berpartisipasi kembali pada kesempatan berikutnya,” tutupnya.