Jumat, 27 Februari 2026
Tangerang, oC

Disperkimtan Kota Tangerang Targetkan Perbaikan 100 Unit Rumah Roboh Rampung dalam 45 Hari

Kamis, 26 Februari 2026 13:24 WIB
31
Share
Dinas Perkim melakukan kegiatan sosialisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (25/2/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang menggelar rapat koordinasi khusus guna mengakselerasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Langkah ini difokuskan sebagai respons darurat terhadap hunian warga yang mengalami kerusakan berat, terutama atap roboh akibat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang, Kamis (26/2/26) di Patio Puspem Kota Tangerang.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Decky Priambodo mengungkapkan, koordinasi hari ini merupakan instruksi langsung untuk memastikan penanganan warga terdampak dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

"Kami memprioritaskan kategori mendesak, terutama rumah-rumah yang atapnya ambruk atau mengalami kerusakan struktural urgent. Target kami, seluruh proses perbaikan selesai dalam kurun waktu 45 hari kalender," tegasnya.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut fokus mematangkan tiga aspek utama: sosialisasi prosedur pelaksanaan tahap pertama, kesiapan Pokmas dalam penyediaan tenaga kerja kompeten, serta kepastian anggaran agar pengerjaan fisik tidak terkendala administrasi.

Tercatat, kurang lebih 100 unit rumah yang masuk dalam kategori prioritas mendesak. Titik perbaikan ini tersebar merata di 12 kecamatan dan 36 kelurahan di seluruh Kota Tangerang.

"Kami telah mengantongi data by name by address yang sudah diverifikasi. Sinergi antara penerima manfaat, kesiapan Pokmas, serta pengawasan dari pihak wilayah menjadi kunci agar target 45 hari ini tercapai," tambah Decky.

Pemerintah Kota Tangerang berharap melalui langkah akselerasi ini, warga yang terdampak bencana dapat segera kembali menempati hunian yang aman, nyaman dan layak huni.