Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten 2026 siap dibuka besok, Sabtu (7/11/26), di Kota Tangerang. Selama empat hari hingga 10 November 2026, ajang ini akan menghadirkan beragam olahraga rekreasi dan tradisional yang melibatkan puluhan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dari delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan bahwa Pemkot Tangerang telah menyiapkan berbagai lokasi strategis untuk mendukung pelaksanaan FORPROV. Venue tersebar di fasilitas pemerintah, gedung olahraga, lapangan terbuka, hingga pusat perbelanjaan agar kegiatan mudah dijangkau masyarakat.
"Kami menyiapkan lokasi strategis mulai dari Stadion Benteng Reborn, Kawasan Puspem, GOR, hingga beberapa mal agar perhelatan ini mudah diakses dan dapat dinikmati seluruh masyarakat. Kami siap menyambut kedatangan para pegiat olahraga," ujar Kaonang.
Pembukaan FORPROV II Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Alun-Alun Kota Tangerang. Rangkaian acara akan dimeriahkan dengan defile peserta, pertunjukan tari kolosal, serta penampilan musik dari grup band lokal. Pembukaan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada para peserta serta masyarakat yang hadir.
”Sebanyak 24 venue telah disiapkan untuk mengakomodasi berbagai kegiatan olahraga. Ragam aktivitas yang dihadirkan meliputi olahraga kebugaran, senam, bela diri, panahan tradisional, permainan rakyat, hingga olahraga berbasis kreativitas,” jelas Kaonang.
”Masyarakat dapat menyaksikan kegiatan sesuai jadwal dan lokasi masing-masing INORGA. Ini akan menjadi ajang pertandingan dan edukasi untuk masyarakat umum,” tambahnya.
Kaonang menegaskan, FORPROV bukan semata-mata ajang untuk mengejar kemenangan. Menurutnya, partisipasi masyarakat, antusiasme, dan kebersamaan menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan olahraga masyarakat.
"Keberhasilan Forprov tidak hanya dinilai dari siapa yang menjadi juara, melainkan dari tingkat partisipasi, antusiasme, interaksi sosial serta dampaknya terhadap pembentukan budaya olahraga secara berkelanjutan," ungkapnya.
Selain menggerakkan budaya olahraga, FORPROV juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran peserta, pendamping, dan pengunjung berpotensi meningkatkan aktivitas sektor kuliner, UMKM, transportasi, serta jasa akomodasi.