Sebanyak 1.739 personel memperkuat kontingen Kota Tangerang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 1.261 atlet dan 478 ofisial yang akan mengawal perjuangan Kota Tangerang di Kota Tangsel sebagai tuan rumah, dalam kompetisi olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut.
Kontingen Kota Tangerang akan berpartisipasi dalam 59 cabang olahraga (cabor). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Kota Tangerang untuk menunjukkan kemampuan atlet sekaligus memperkuat prestasi olahraga daerah di tingkat provinsi.
Dari total 1.739 personel, sebanyak 60 orang bertugas sebagai manager cabor, 111 orang sebagai ofisial, 136 orang sebagai pelatih, 147 orang sebagai asisten pelatih, serta 24 orang sebagai pelatih fisik cabor. Sementara itu, sebanyak 1.261 atlet menjadi bagian utama kontingen yang akan berlaga di berbagai nomor pertandingan.
Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan bahwa besarnya kekuatan kontingen menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi PORPROV VII Banten 2026. Kesiapan tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah atlet yang bertanding, tetapi juga dukungan seluruh unsur pendamping yang memiliki peran penting dalam menunjang performa atlet.
“Keikutsertaan Kota Tangerang dalam 59 cabang olahraga menunjukkan keseriusan daerah dalam mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga,” tegas Kaonang.
"Kami berharap seluruh kontingen menjaga semangat, disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan. Target kita tentu mempertahankan gelar juara umum, tetapi yang tidak kalah penting adalah memberikan penampilan terbaik dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kota Tangerang," tambahnya.
Kaonang menegaskan, Pemkot Tangerang juga terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan atlet melalui pendampingan setiap cabang olahraga oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Perumda sebagai Bapak Asuh Cabor.
“Besarnya jumlah personel pendukung menunjukkan bahwa perjuangan atlet tidak berjalan sendiri. Manager, ofisial, pelatih, asisten pelatih, dan pelatih fisik memiliki peran masing-masing dalam memastikan kesiapan, pendampingan, serta kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar mengejar medali, PORPROV VII Banten 2026 menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga, memperkuat pengalaman bertanding atlet, serta mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat berkembang ke jenjang kompetisi lebih tinggi.