Produktivitas sektor pertanian di Kota Tangerang terus memiliki potensi untuk dikembangkan. Hal ini dibuktikan Kelompok Tani Antang yang berhasil menghasilkan 5 ton jagung pipil dari lahan seluas 1 hektare dalam kegiatan panen, Selasa (3/11/26).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menyampaikan, hasil panen tersebut menjadi salah satu bukti aktivitas pertanian tetap dapat dikembangkan di tengah karakteristik perkotaan. Keberhasilan kelompok tani dalam mengoptimalkan lahan juga menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas sektor pertanian daerah.
”Pengembangan kelompok tani dan pemanfaatan lahan produktif menjadi hal penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di Kota Tangerang,” tutur Muhdorun.
Pengembangan pertanian jagung Kelompok Tani Antang dilakukan secara bertahap dengan total luas lahan mencapai 3 hektare. Dalam pelaksanaannya, kelompok tani menjalin kerja sama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) serta mendapatkan dukungan pembinaan dari Polsek Jatiuwung.
”Dari total lahan tersebut, panen kali ini menghasilkan 5 ton jagung pipil dari lahan seluas 1 hektare. Capaian tersebut menjadi hasil positif sekaligus penyemangat bagi para petani untuk terus mengoptimalkan lahan yang sedang dikembangkan,” jelas Muhdorun.
Muhdorun juga menilai kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan sektor pertanian. Sinergi antara kelompok tani, organisasi pertanian, dan unsur kewilayahan diharapkan dapat mendorong pengelolaan lahan yang lebih produktif.
”Pengembangan lahan pertanian jagung tersebut masih akan dilakukan secara bertahap. Dengan potensi lahan yang tersedia, Kelompok Tani Antang diharapkan dapat terus meningkatkan hasil produksi pada periode panen berikutnya,” pungkasnya.