Kamis, 22 Oktober 2026
Tangerang, oC

Sachrudin: Anak Muda Jangan Cuma Jadi Konsumen Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 14:30 WIB
18
Share
Pelatihan Affiliator dan Mahasiswapreneur Accelerator yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Tangerang berkolaborasi dengan Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, Kamis (22/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai peluang usaha yang produktif dan bernilai ekonomi. Melalui kreativitas dan keterampilan digital, anak muda diharapkan dapat membangun bisnis, memperluas pasar, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

Pesan tersebut disampaikan Sachrudin, saat membuka Pelatihan Affiliator dan Mahasiswapreneur Accelerator yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Tangerang berkolaborasi dengan Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, Kamis (22/10/2026).

Menurut Sachrudin, perkembangan teknologi telah membuka ruang usaha yang semakin luas. Kini, membangun bisnis tidak selalu membutuhkan toko fisik atau modal besar. Dengan memanfaatkan platform digital secara tepat, generasi muda dapat memasarkan produk, menjangkau konsumen yang lebih luas, hingga memperoleh penghasilan melalui sistem afiliasi.

“Anak muda jangan hanya menjadi konsumen digital. Manfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang, mengembangkan usaha, dan menghasilkan nilai ekonomi. Dengan kreativitas dan kemauan untuk terus belajar, ruang digital bisa menjadi jalan menuju kemandirian,” ujar Sachrudin.

Ia menambahkan, kemampuan beradaptasi, komunikasi, kreativitas, dan literasi digital menjadi modal penting agar generasi muda mampu bersaing di tengah perubahan dunia usaha. Karena itu, pelatihan seperti ini perlu dimanfaatkan untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun keberanian memulai usaha.

“Peluang saat ini terbuka lebar. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar. Kita ingin generasi muda tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” tambahnya.

Sachrudin menjelaskan, Jajaran Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong penguatan keterampilan dan kewirausahaan masyarakat melalui berbagai upaya, di antaranya pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) serta fasilitasi kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kota Tangerang.

Menurutnya, pengembangan keterampilan harus berjalan seiring dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi. Dengan begitu, masyarakat memiliki bekal yang relevan, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan bisnis secara mandiri.

Melalui program Mahasiswapreneur Accelerator, Sachrudin, berharap para peserta mampu mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai sarana pemasaran, memperluas jejaring usaha, serta membangun bisnis yang berkelanjutan.

“Jangan berhenti pada pengetahuan. Terapkan apa yang dipelajari menjadi karya dan peluang usaha nyata. Kami berharap lahir semakin banyak wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPK APINDO Kota Tangerang, perwakilan DPP APINDO Banten, perwakilan Paragon Corp, Ketua Yayasan Islam Syekh-Yusuf, serta jajaran civitas akademika Universitas Islam Syekh-Yusuf.