Mutu Pendidikan di Kota Tangerang terus berkembang positif hingga mendapatkan apresiasi sejumlah pihak. Salah satunya, Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten yang mencatatkan indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan mencapai 80,69.
Kepala BPMP Provinsi Banten Aria Ahmad Mangunwibawa menyampaikan, tingginya angka capaian mutu pendidikan disokong oleh keberhasilan sejumlah indikator, mulai dari akreditasi satuan pendidikan, partisipasi pendidikan, sampai minimnya Anak Tidak Sekolah di Kota Tangerang.
“Kami melihat capaian mutu pendidikan Kota Tangerang posisinya sudah sangat baik, akreditasi rata-rata satuan pendidikannya sudah sangat baik, bahkan SD dan SMP mayoritas sudah terakreditasi A dengan masing-masing 90,9 persen dan 68,2 persen. Belum lagi, angka partisipasi pendidikan yang juga terbilang tinggi,” ujar Aria di Puspem Kota Tangerang, Senin (7/9/26).
Ia melanjutkan, angka capaian mutu pendidikan juga tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan program unggulan sektor pendidikan di Kota Tangerang seperti program Sekolah Gratis yang menyasar 27.653 peserta didik, program Beasiswa Tangerang Cerdas yang menyasar 16.000 peserta didik dan 66 SD dan SMP telah berstatus Sekolah Inklusif.
“Sejumlah program unggulannya juga sangat luar biasa, Beasiswa Tangerang Cerdas semisal berhasil membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari kalangan prasejahtera dengan mudah mengenyam pendidikan,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan, angka capaian mutu pendidikan Kota Tangerang dapat terus meningkat secara berkelanjutan sekaligus mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat secara lebih luas.
“Kami tidak akan berpuas diri dengan capaian yang sudah dianggap cukup baik, ke depannya kami akan menyiapkan langkah-langkah nyata seperti memperkuat ekosistem kebijakan Gampang Sekolah secara lebih merata lagi,” pungkasnya.