Kamis, 13 Agustus 2026
Tangerang, oC

Tak Perlu Calo, Beragam Layanan Publik Kota Tangerang Bisa Diakses Secara Digital

Kamis, 13 Agustus 2026 10:08 WIB
96
Share
Ilustrasi Layanan Laksa di Aplikasi Tangerang LIVE. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat digitalisasi pelayanan publik untuk memberikan akses layanan yang lebih mudah, cepat, transparan dan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Dengan semakin banyaknya layanan yang tersedia secara digital, warga tidak perlu menggunakan jasa calo untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi pemerintahan.

Inspektur Kota Tangerang Achmad Ricky Fauzan mengatakan, salah satu layanan utama adalah Super App Tangerang LIVE. Hingga akhir 2025, aplikasi tersebut telah mencatat 1.574.168 unduhan, dengan 283.767 pengguna baru sepanjang 2025. Capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat Kota Tangerang.

Tangerang LIVE menyediakan 12 layanan dengan 34 menu yang mencakup berbagai kebutuhan masyarakat. Layanan tersebut meliputi kependudukan melalui Sobat Dukcapil, informasi melalui e-News, e-Paper dan JDIH, perizinan, pengaduan melalui LAKSA, kesehatan, layanan pembayaran, ketenagakerjaan, pendidikan, kesejahteraan sosial, layanan RT/RW, hingga layanan darurat.

“Untuk layanan kependudukan, masyarakat dapat memanfaatkan Sobat Dukcapil. Sementara untuk menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik maupun kondisi di lingkungan sekitar, warga dapat menggunakan LAKSA yang tersedia dalam Tangerang LIVE,” jelas Ricky, Kamis (13/8/26).

Di sektor ketenagakerjaan, masyarakat juga dapat menggunakan fitur Tangerang Cakap Kerja untuk mengakses layanan kartu kuning, informasi job fair, pelatihan BLK, hingga kewirausahaan. Sementara pada layanan ekonomi tersedia fitur Pajak dan Retribusi, SiGanteng Perumda Tirta Benteng, dan Pasar Online.

”Digitalisasi juga membuat masyarakat dapat mengurus kebutuhan perpajakan secara lebih praktis. Melalui menu Pajak dan Retribusi di Tangerang LIVE, warga dapat mengecek SPPT PBB, melihat informasi tagihan, mengunduh SPPT, serta melakukan pembayaran PBB secara non-tunai menggunakan QRIS,” papar Ricky.

Tidak hanya itu, layanan digital juga mencakup fasilitas olahraga. Masyarakat dapat melakukan penyewaan fasilitas olahraga atau GOR milik Pemkot Tangerang melalui Tangerang LIVE. Sistem tersebut memungkinkan warga melihat jadwal ketersediaan lapangan dan tarif resmi secara langsung. Tarif penyewaan bahkan tersedia mulai dari sekitar Rp20 ribuan, sesuai fasilitas yang dipilih.

"Kalau layanan sudah tersedia secara digital, masyarakat tidak perlu menggunakan jasa calo. Ikuti prosedur yang sudah ditetapkan dan gunakan kanal resmi. Ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah pungli dan praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan," tegas Ricky.

Ia menambahkan, digitalisasi juga membantu menciptakan proses pelayanan yang lebih transparan karena masyarakat dapat mengetahui informasi, persyaratan, tahapan, hingga biaya resmi melalui sistem yang tersedia.

“Upaya tersebut sejalan dengan Program Pariwara Antikorupsi 2026 yang mendorong pemerintah daerah memperkuat pencegahan korupsi dalam pelayanan publik, termasuk pungutan liar, suap, gratifikasi, nepotisme, benturan kepentingan, dan penyalahgunaan fasilitas dinas,” tutupnya.