Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak hanya berfokus pada jumlah warga yang menjalani pemeriksaan. Lebih dari itu, hasil CKG dimanfaatkan sebagai dasar untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, data yang diperoleh dari CKG menjadi acuan bagi setiap puskesmas untuk melihat potensi masalah kesehatan di wilayahnya masing-masing.
"Yang paling penting dari CKG bukan hanya banyaknya masyarakat yang diperiksa, tetapi bagaimana kita dapat melihat gambaran kesehatan masyarakat. Dari situ kita bisa menentukan intervensi yang sesuai dengan kondisi di setiap wilayah," papar dr. Dini, Rabu (1/7/26).
Ia menjelaskan, melalui CKG, berbagai faktor risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, obesitas, gizi kurang hingga gangguan kesehatan pada anak dapat dideteksi lebih dini. Selanjutnya, puskesmas akan melakukan tindak lanjut melalui edukasi, pendampingan maupun pengobatan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kalau sudah diketahui masalah kesehatannya, baru kita lakukan intervensi. Jadi yang kita kejar bukan hanya angka pemeriksaan, tetapi bagaimana masyarakat tetap sehat dan penyakit dapat dicegah sejak dini," jelasnya.
Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan CKG di puskesmas. Selain gratis, pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi kesehatan sekaligus mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.