Sabtu, 27 Juni 2026
Tangerang, oC

Jadi Garda Terdepan, Pemkot Tangerang Bekali Kader Posyandu 25 Kompetensi Pencegahan Stunting

Kamis, 25 Juni 2026 12:06 WIB
66
Share
Petugas Posyandu memeriksa balita di Posyandu Mina RW 12, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (19/6/26) (Sumber : PKK Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memaksimalkan pencegahan stunting, salah satunya dengan meningkatkan kapasitas kader posyandu. Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat, para kader telah dibekali 25 kompetensi untuk mendukung pemantauan kesehatan masyarakat mulai dari remaja, ibu hamil, hingga balita.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, peran kader posyandu sangat penting karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka tidak hanya melakukan pemantauan tumbuh kembang balita, tetapi juga mampu mendeteksi lebih dini berbagai faktor risiko yang berpotensi menyebabkan stunting.

"Peran kader posyandu sangat besar karena mereka yang paling memahami kondisi masyarakat di wilayahnya. Informasi yang diperoleh menjadi lebih cepat sehingga penanganan juga dapat dilakukan lebih dini," ujarnya.

Dokter Dini menjelaskan, 25 kompetensi dasar kader posyandu, diantaranya keterampilan pengelolaan posyandu, keterampilan ibu hamil dan menyusui, keterampilan bayi dan balita, keterampilan usia sekolah dan remaja, hingga keterampilan usia produktif dan lansia.

”Selain dibekali kompetensi, kader posyandu juga didukung pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Si Data. Melalui aplikasi tersebut, kader dapat langsung menginput hasil pemantauan di lapangan yang kemudian terintegrasi dengan sistem pencatatan gizi berbasis masyarakat,” kata dr. Dini.

”Data yang masuk secara real time memudahkan puskesmas melakukan analisis dan memberikan peringatan dini apabila ditemukan balita dengan risiko gizi kurang maupun stunting,” sambungnya.

Melalui penguatan kompetensi kader, digitalisasi pemantauan kesehatan, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Pemkot Tangerang optimistis upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.