Selasa, 16 Juni 2026
Tangerang, oC

40 Da’i Cilik Unjuk Gigi di Panggung Megah Festival Al-A'zhom ke-13 Kota Tangerang

Selasa, 16 Juni 2026 13:12 WIB
120
Share
Peserta Lomba Da’i Cilik Festival Al-Azhom Ke-13 Kota Tangerang (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Sebanyak 40 peserta dari berbagai wilayah di Jabodetabek bersaing ketat menunjukkan bakat syiar mereka dalam Lomba Dai Cilik yang digelar pada pembukaan Festival Al-A’zhom ke-13 Kota Tangerang tahun 2026.

Kompetisi ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival religi terbesar di Kota Tangerang yang berlangsung mulai 15 hingga 27 Juni 2026 di Masjid Raya Al-A'zhom.

Ketua Penyelenggara Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Festival Al-A’zhom ke-13 Fahru Rijal menyatakan, antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa karena pendaftaran dibuka secara umum demi menjaring potensi-potensi terbaik di luar Kota Tangerang.

"Untuk peserta lomba hari ini totalnya ada 40 peserta. Kita buka untuk seluruh wilayah sekitar. Jadi tidak hanya dari Kota Tangerang, tetapi ada juga yang datang dari Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan Tangsel, hingga DKI Jakarta," ungkap Fahru.

Menurutnya, lomba ini merupakan bagian dari implementasi tema besar festival tahun ini, yaitu "CERIA" (Cerdas, Edukatif, Inovatif, Religius, dan Amanah). Melalui tema ini, panitia ingin menyuguhkan rangkaian acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan nilai edukasi dan kolaborasi.

"Kami mengajak seluruh warga Kota Tangerang dan sekitarnya untuk hadir memeriahkan Festival Al-A’zhom ke-13. Selain perlombaan anak-anak seperti Dai Cilik, Thafidzul Qur'an, dan Adzan, ada juga Tablig Akbar, kuliner, fesyen, hingga pasar rakyat," ajaknya.

Daya tarik Festival Al-A’zhom juga diakui langsung oleh para peserta. Yazid, seorang santri dari Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol yang hendak memasuki jenjang MTS, mengungkapkan rasa kagumnya saat pertama kali mengikuti lomba Dai Cilik di Masjid Raya Al-A'zhom.

"Alhamdulillah sangat berkesan, fasilitasnya juga sangat mewah. Habis lomba langsung mendapatkan reward dari dewan juri. Ini pertama kalinya aku ikut di sini dan langsung berkesan," ungkapnya.

"Harapan aku, lewat lomba ini aku bisa terus berkembang ke depan dan memotivasi santri atau murid-murid lainnya untuk terus semangat dan tidak mudah menyerah," ucap Yazid.

Lewat momentum ini, Festival Al-A’zhom menjadi ikon perayaan Tahun Baru Islam yang dinantikan masyarakat. Selama 13 hari ke depan, warga Kota Tangerang dan sekitarnya diimbau hadir meramaikan festival ini, yang tidak hanya menyajikan wisata religi dan edukasi, tetapi juga pesta rakyat yang lengkap.