Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi atas keberhasilan terobosan sekolah swasta gratis yang telah dijalankan di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya di pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa (O2SN, FLS3N, LKS SMK) Banten 2026, Mu'ti mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang telah menginisiasi program sekolah gratis khususnya menyasar 146 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta sederajat di Kota Tangerang dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan program sekolah swasta gratis yang sudah berjalan di Kota Tangerang dan Provinsi Banten. Semoga program ini bisa direplikasi di daerah-daerah lainnya karena telah terbukti memberikan dampak manfaat yang nyata bagi masyarakat," ujar Mu'ti dalam sambutannya di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/26).
Sejalan dengan itu, terobosan sekolah gratis telah direplikasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai tahun 2025.
Terobosan ini dinilai menjadi solusi yang efektif dalam membantu kemudahan akses pendidikan khususnya bagi kalangan masyarakat prasejahtera, baik di Provinsi Banten maupun di Kota Tangerang.
Di tempat sama, Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan, sejak tahun lalu, Pemprov Banten telah merealisasikan program sekolah swasta gratis untuk memutus kendala akses pendidikan karena ekonomi.
"Ada 801 SMA atau sederajat yang tergabung dalam program ini dengan jumlah penerima manfaat mencapai lebih dari enam ribu siswa di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten," papar Andra Soni.
Selain itu, terobosan sekolah gratis diharapkan dapat direplikasi di dearah-daerah lainnya sekaligus mencetak generasi muda unggul dan bertalenta di masa depan.