Kamis, 23 April 2026
Tangerang, oC

Adopsi Inovasi Digital, Poltekkes Kemenkes Jakarta III Studi Tiru ke Pemkot Tangerang

Kamis, 23 April 2026 14:31 WIB
50
Share
Foto bersama saat kunjungan Politeknik Jakarta ke PPID Kota Tangerang di Ruang Tangerang Live Room, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (23/4/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menjadi rujukan bagi instansi pendidikan dalam pengembangan layanan publik berbasis digital.

Kali ini, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Jakarta III melakukan kunjungan studi tiru ke Kota Tangerang untuk mendalami integrasi aplikasi layanan publik dan keterbukaan informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Kamis (23/04) di Ruang Tangerang Live Room.

Perwakilan Poltekkes Kemenkes Jakarta III Mardani, menyatakan kekagumannya terhadap ekosistem digital yang telah dibangun oleh Pemkot Tangerang.

Menurutnya, pandangan terhadap Kota Tangerang sangat berbeda setelah melihat langsung kompleksitas layanan yang disediakan.

"Jujur, sebelumnya saya hanya melihat Pemkot Tangerang dari luar. Namun setelah berkunjung, kami melihat berbagai macam layanan informasi publik yang sangat banyak melalui aplikasi. Ada hampir 200 aplikasi yang disiapkan untuk masyarakat, ini sangat luar biasa," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, fokus utama Poltekkes Jakarta III adalah mempelajari tata kelola PPID Kota Tangerang yang dinilai lebih lengkap dan mutakhir dibanding daerah atau instansi lain. Salah satu yang menjadi sorotan adalah komitmen Pemkot Tangerang dalam menyediakan layanan inklusif bagi penyandang disabilitas.

"PPID Kota Tangerang sangat siap, terutama layanan disabilitasnya yang sudah menyediakan formulir braille dan fitur voice command di website. Inovasi detail seperti inilah yang ingin kami tiru dan modifikasi untuk institusi pendidikan kami," lanjutnya.

Di tempat sama, Ketua Tim Pengembangan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo Kota Tangerang Fitri Yulia Firdaus menjelaskan, kunjungan Poltekes Jakarta III merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas pelayanan informasi publik Kota Tangerang.

"Pihak Poltekkes tertarik mereplikasi sistem kami, mulai dari permohonan informasi hingga penanganan sengketa. Fokus utamanya adalah inovasi inklusif yang ramah disabilitas untuk diterapkan pada website mereka melalui kolaborasi dengan bidang e-government," ungkap Fitri.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Diskominfo Kota Tangerang Muhammad Iqbal Santoso berharap, berbagai inovasi digital, termasuk layanan kedaruratan Call Center 112 dan aplikasi Tangerang LIVE, dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

"Harapannya, digitalisasi ataupun inovasi-inovasi layanan publik berbasis digital yang sudah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dapat diperluas manfaatannya melalui bentuk kerja sama dan kolaborasi, agar masyarakat bisa menerima layanan secara optimal," tutup Iqbal.