Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk tidak melewatkan jadwal imunisasi anak. Khususnya imunisasi campak, di tengah merebaknya kasus di sejumlah wilayah di Indonesia.
Imunisasi menjadi langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit menular berbahaya, termasuk campak yang dapat menimbulkan dampak serius dalam jangka panjang.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, campak bukan sekadar penyakit dengan gejala ruam dan demam biasa.
Jika tidak dicegah melalui imunisasi, campak dapat menyebabkan komplikasi berat seperti pneumonia, radang otak atau ensefalitis, bahkan penurunan daya tahan tubuh yang berkepanjangan.
“Banyak masyarakat yang masih menganggap campak sebagai penyakit ringan. Padahal, efek jangka panjangnya bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Imunisasi adalah perlindungan terbaik yang aman dan efektif,” papar dr. Dini, Selasa (7/4/26).
Selain itu, infeksi campak juga dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai “immune amnesia”, di mana sistem kekebalan tubuh anak menjadi melemah dan lebih rentan terhadap infeksi lain dalam waktu yang lama setelah sembuh dari campak.
”Imunisasi campak telah tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan posyandu. Orang tua diharapkan aktif memantau jadwal imunisasi anak sesuai dengan program pemerintah,” imbaunya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga diimbau untuk:
• Memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai usia
• Segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak
• Menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat