Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Cibodas menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para anggotanya. Acara yang dihadiri oleh 60 peserta ini bertujuan untuk membekali anggota PKK keterampilan komunikasi yang efektif dan berdampak.
Mengusung tema inspiratif “Listen to Understand, Speak to be Valued” atau "Mendengar untuk Memahami, Berbicara untuk Dihargai", pelatihan ini menitikberatkan pada pentingnya kemampuan mendengar aktif sebagai kunci utama dalam komunikasi yang baik, sebelum menyampaikan pesan agar dihargai.
Ketua TP PKK Kecamatan Cibodas Dewi Noor Amelia menekankan, kemampuan public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan umum, tetapi juga tentang cara membangun hubungan dan menyampaikan program kerja PKK dengan jelas.
"Karena, komunikasi yang efektif diawali dengan memahami. Ketika kita mampu mendengarkan untuk memahami, barulah pesan kita saat berbicara akan lebih tepat sasaran dan kita sebagai penyampai pesan akan dihargai oleh masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, TP PKK memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan berbagai program pemerintah hingga tingkat dasawisma. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi yang mumpuni sangat penting.
"Dengan tema ini, kami ingin anggota PKK Cibodas tidak hanya sekadar 'berbicara' tapi 'berdampak'. Dengan keterampilan ini, kami optimis penyampaian program-program prioritas PKK, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga UMKM, dapat tersampaikan dengan lebih meyakinkan dan mudah diterima oleh masyarakat," tutupnya.