Sekolah Menengah Pertama (SMP) PGRI 2 Ciledug telah menerapkan Computer Based Test (CBT) dalam pelaksanaan asesmen tengah dan akhir semester secara konsisten sejak 2017.
Wakil Kepala Sekolah SMP PGRI 2 Ciledug Nini Yulianti menuturkan, ujian berbasis CBT menjadi salah satu inovasi pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelaksanaan evaluasi pembelajaran sekaligus mengenalkan metode asesmen yang relevan dengan perkembangan teknologi digital termutakhir.
”Kami sudah tidak asing lagi menggunakan ujian berbasis CBT karena sudah bertahun-tahun konsisten memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Apalagi semakin ke sini semakin mudah dijangkau. Ujian CBT bisa dilakukan siswa menggunakan perangkat laptop, tablet, bahkan smartphone sendiri, sehingga pelaksanaannya jadi lebih praktis dan efisien pastinya,” ujar Nini, Kamis (1/10/26).
Sementara itu, salah satu siswa SMP PGRI 2 Ciledug Aulia Cahya Ramadhani mengaku antusias mengikuti pelaksanaan ujian berbasis CBT. Menurutnya, pengerjaan soal melalui CBT membuat siswa terbiasa mengerjakan ujian secara mandiri karena dirancang untuk membatasi peluang mencontek.
”Saya merasa terbantu dengan penerapan ujian menggunakan CBT karena banyak sekali keunggulannya dibandingkan ujian tulis biasa karena sistemnya bisa realtime menampilkan hasil ujiannya. Pelaksanaannya juga sangat efektif bahkan sistemnya dirancang untuk kita sulit mencontek, jadi semakin terbiasa menjalani ujian dengan jujur juga,” jelas Aulia.
Selain itu, pelaksanaan ujian berbasis CBT diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi juga sejalan dengan sejumlah aktivitas pembelajaran di SMP PGRI 2 Ciledug seperti ekstrakurikuler robotik, mata pelajaran desain, coding, dan sebagainya.
”Selama pelaksanaannya tidak ada kesulitan sama sekali ya, apalagi saya bersama teman-teman di sini sudah sangat terbiasa menjalani proses pembelajaran menggunakan teknologi seperti Quizizz kalau ulangan dan sebagainya. Semoga bisa terus dikembangkan lebih baik lagi serta bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain menggunakan sistem serupa,” tambah Aulia yang sekarang duduk di kelas IX SMP PGRI 2 Ciledug.