Rabu, 23 September 2026
Tangerang, oC

Dukung Kurikulum Merdeka, Sekolah di Kota Tangerang Terapkan Ujian Digital Berbasis QCBT pada ASTS Ganjil

Selasa, 22 September 2026 13:29 WIB
17
Share
Para siswa/i mengerjakan ujian digital berbasis QCBT pada ASTS Ganjil di SMP PGRI 2 Ciledug, Kota Tangerang, Banten (Sumber : Disdik Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Sejalan dengan penguatan otonomi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMP di Kota Tangerang yang berlangsung pada 21 hingga 25 September 2026 mengoptimalkan penggunaan teknologi digital.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan, ASTS bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi serta pemahaman materi pembelajaran yang telah diterima peserta didik selama setengah semester berjalan.

"Tujuannya untuk mengukur capaian kompetensi dan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran yang telah berlangsung selama separuh semester ganjil," ucap Wahyudi.

Penerapan prinsip otonomi Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi sekolah untuk mengatur asesmen secara independen. Salah satu sekolah yang menerapkan ujian digital adalah SMP PGRI 2 Ciledug, di mana siswa mengerjakan ujian menggunakan perangkat gawai seperti laptop, tablet dan smartphone.

Guru Pendamping Sains dan Teknologi SMP PGRI 2 Ciledug, Encep Abdussalam, menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Quantum Computer Based Test (QCBT) telah diterapkan sejak 2017.

"Penggunaan perangkat aplikasi Quantum Computer Based Test (QCBT) sudah dilaksanakan sejak 2017, jauh sebelum pandemi COVID-19. Guru-guru membuat soal sendiri berdasarkan CP yang sudah ditentukan oleh kementerian melalui MGMP di sekolah, sebelum dimasukkan ke dalam sistem QCBT," terang Encep.