Jumat, 11 September 2026
Tangerang, oC

Ditemukan Diabetes Melitus saat CKG, Ini yang Harus Dilakukan Warga Kota Tangerang

Jumat, 11 September 2026 13:09 WIB
71
Share
(ilustrasi) Petugas kesehatan Dinkes Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kepada anak. (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH)

Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu upaya untuk mendeteksi diabetes melitus (DM) sejak dini. Bagi masyarakat yang mendapatkan hasil pemeriksaan menunjukkan diabetes melitus, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau agar tidak berhenti pada hasil pemeriksaan, tetapi segera melakukan langkah pengendalian secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang dr. Yumelda Ismawir menjelaskan, warga yang terdiagnosis DM perlu mengikuti arahan tenaga kesehatan dan melakukan kontrol secara rutin. Pengendalian gula darah penting untuk menekan risiko komplikasi yang dapat muncul apabila kondisi tidak terkontrol.

"Kalau sudah terdiagnosis diabetes melitus, jangan berhenti setelah mendapatkan hasil pemeriksaan. Masyarakat perlu melanjutkan kontrol ke puskesmas atau fasilitas kesehatan dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan," ujarnya.

Pada pelaksanaan CKG, masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan mendapatkan tata laksana awal dari tim medis. Untuk pasien yang membutuhkan pengobatan, terapi awal dapat diberikan dan selanjutnya warga diarahkan untuk melanjutkan pelayanan di fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS.

”Selain rutin kontrol dan mengikuti pengobatan, warga dengan DM juga perlu memperhatikan pola makan. Masyarakat dianjurkan mengatur porsi makan, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta memperbanyak pilihan makanan bergizi seimbang sesuai anjuran tenaga kesehatan,” papar dr. Yumelda.

“Aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam pengendalian diabetes. Warga dianjurkan tetap aktif bergerak dan melakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai kondisi tubuh. Menjaga berat badan serta menghindari kebiasaan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan juga perlu menjadi perhatian,” sambungnya.

Yumelda mengingatkan masyarakat untuk tidak menghentikan atau mengubah penggunaan obat secara mandiri. Pengobatan perlu dilakukan sesuai petunjuk tenaga kesehatan dan disertai pemeriksaan berkala agar kondisi gula darah dapat terus dipantau dan dikendalikan.

Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat menjadikan hasil CKG sebagai momentum untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

“Dengan rutin melakukan kontrol, mengikuti pengobatan, menjaga pola makan, aktif bergerak, dan menerapkan pola hidup sehat, warga dengan diabetes melitus dapat menjaga kondisi kesehatannya serta mengurangi risiko komplikasi,” tutupnya.