Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penguatan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pengolahan pangan berbasis sumber daya lokal. Salah satunya, kegiatan yang dilaksanakan di Perumahan Simprug, KWT Mawar 8 RW 04, Kelurahan Porisgaga Baru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (18/6/26).
Pelatihan ini diikuti oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar 8 dan masyarakat sekitar, yang ditujukan untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang Lisnah menjelaskan, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang inovatif, sehat, serta memiliki daya jual di masyarakat.
”Pemanfaatan sumber daya pangan lokal merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Menurutnya, kemandirian pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil dengan memaksimalkan potensi yang tersedia di sekitar masyarakat,” tutur Lisnah.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat lebih aktif mengembangkan inovasi pangan berbasis lokal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah.
Dengan optimalisasi sumber daya lokal, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemandirian pangan yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.