Sektor pertanian di Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Saputri Indah Ratnasari, tokoh penggerak wanita tani lokal, sukses mengukuhkan posisinya dengan meraih peringkat ke-4 nasional dalam ajang pemilihan Young Ambassador Agriculture 2026.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan secara resmi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Saputri Indah Ratnasari mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat membawa nama harum Kota Tangerang di level nasional.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, bahagia dan terhormat. Perjalanan di ajang ini sangat menantang karena saya bertemu dengan banyak pemuda yang hebat dari seluruh penjuru Indonesia yang memiliki inovasi luar biasa di sektor pertanian," ujar Saputri, Jumat (22/5/26).
Saat ini, ia mengemban amanah strategis di wilayahnya sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Deskorda Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Forum KWT Kota Tangerang.
"Mendapatkan peringkat ke empat adalah sebuah apresiasi yang besar. Namun lebih dari sekadar gelar, saya merasa ini adalah awal dari tanggung jawab besar yang harus saya emban untuk terus memajukan sektor pertanian kita dalam membentuk generasi petani muda," tambahnya.
Melalui momentum ini, ia membawa misi besar untuk mengubah cara pandang masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Tangerang, terhadap dunia pertanian.
Ia menekankan, citra pertanian yang kotor dan tertinggal harus segera digantikan dengan narasi pertanian modern yang berbasis teknologi.
"Untuk teman-teman generasi muda, terutama di Kota Tangerang, mari kita ubah stigma bahwa pertanian itu kotor atau tertinggal. Pertanian saat ini, adalah sektor yang modern, sangat krusial dan penuh dengan peluang teknologi," tegasnya.
Dengan semangat yang dibawa oleh Saputri Indah Ratnasari, Kota Tangerang berpeluang besar menjadi pionir dalam melahirkan motor penggerak ketahanan pangan nasional dari sektor pemuda.