Kamis, 16 April 2026
Tangerang, oC

Diskominfo Kota Tangerang Imbau Warga Waspadai Modus Telepon Hening

Rabu, 15 April 2026 16:15 WIB
66
Share
(Ilustrasi) Panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal. (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru yang dikenal sebagai "Telepon Hening".

Modus ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk melakukan pencurian identitas suara.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany menuturkan, fenomena ini harus diwaspadai karena oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan panggilan dari nomor tidak dikenal.

Menurutnya, pelaku sengaja diam untuk memancing korban mengeluarkan suara secara jernih.

"Kami meminta warga Kota Tangerang untuk lebih berhati-hati. Keheningan saat kita mengangkat telepon dari nomor asing bukan sekadar gangguan jaringan, melainkan taktik pelaku untuk merekam sampel suara kita. Dengan teknologi AI, rekaman singkat itu bisa diolah menjadi kloning suara yang identik untuk menipu orang-orang terdekat," ungkap Mugiya.

Lebih lanjut, jika warga merasa sudah terlanjur memberikan sampel suara, langkah terbaik adalah segera mengedukasi kontak terdekat.

"Beri tahu keluarga bahwa Anda baru saja menerima telepon mencurigakan agar mereka tidak mudah terkecoh jika ada permintaan aneh," tambahnya.

Menanggapi potensi ancaman tersebut, Dinas Kominfo Kota Tangerang memberikan imbauan keamanan melalui protokol "Silent First" bagi seluruh masyarakat:

1. Jangan Memulai Pembicaraan
Saat mengangkat telepon dari nomor asing, biarkan penelepon yang berbicara terlebih dahulu.

2. Hindari Kata Kunci Riskan
Hindari mengucapkan kata "Iya", "Halo", atau "Siapa ini?" secara berulang karena kata-kata ini sering dijadikan basis kloning.

3. Terapkan Aturan 5 Detik
Jika dalam 3 hingga 5 detik tetap tidak ada suara dari penelepon, segera matikan telepon dan blokir nomor tersebut.

4. Manfaatkan Aplikasi Identifikasi
Gunakan aplikasi pelacak nomor untuk melihat label atau tag dari pengguna lain. Jika nomor tersebut ditandai sebagai "Spam" atau "Penipuan", abaikan panggilannya.

5. Verifikasi dengan Kata Sandi Keluarga
Siapkan kata sandi rahasia yang hanya diketahui keluarga inti untuk memverifikasi kebenaran jika ada kerabat yang menelepon menggunakan suara mirip namun meminta bantuan dana darurat.