Rabu, 15 April 2026
Tangerang, oC

Pemkot Tangerang Perketat Efisiensi Energi, Dorong Budaya Hemat di Lingkungan ASN

Selasa, 14 April 2026 15:15 WIB
41
Share
Sekretaris Daerah, Herman Suwarman (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menunjukkan langkah progresif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dengan memperkuat kebijakan efisiensi energi di seluruh instansi pemerintah. Komitmen ini ditegaskan melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Nomor 8418 tentang Efisiensi Energi di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret sekaligus respons strategis terhadap tantangan global seperti krisis energi dan perubahan iklim, serta dukungan nyata terhadap gerakan nasional penghematan energi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan bahwa efisiensi energi bukan sekadar upaya penghematan, melainkan bagian penting dari tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Efisiensi energi adalah langkah strategis yang tidak hanya berdampak pada pengurangan konsumsi energi, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan emisi dan keberlanjutan lingkungan. Ini harus menjadi budaya bersama,” ujarnya saat ditemui di Gedung Puspem Kota Tangerang, Selasa (14/04/2026).

Melalui SE tersebut, seluruh Perangkat Daerah diwajibkan mengimplementasikan langkah-langkah konkret efisiensi energi di unit kerja masing-masing. Mulai dari optimalisasi penggunaan listrik, pengendalian penggunaan pendingin ruangan (AC), hingga pengaturan penggunaan lift secara lebih bijak.

Pegawai didorong memaksimalkan sirkulasi udara alami guna menekan ketergantungan pada pendingin ruangan.

Tak hanya itu, penggunaan lift juga dibatasi dengan mendorong pemanfaatan tangga untuk aktivitas antar lantai, sembari tetap memprioritaskan tamu, lansia, dan pegawai dengan kebutuhan khusus.

Herman menambahkan, kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi besar menuju budaya kerja ASN yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami ingin membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana seperti mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan hingga penggunaan energi yang lebih efisien dalam aktivitas kerja sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkot Tangerang juga telah lebih dulu menggulirkan berbagai inisiatif ramah lingkungan, seperti program Jumat tanpa kendaraan bermotor serta penerapan Work From Home (WFH) untuk menekan emisi gas buang dan konsumsi energi.

“Berbagai program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Tangerang optimistis efisiensi energi dapat berjalan optimal di seluruh perangkat daerah dan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan konsumsi energi sekaligus peningkatan kualitas lingkungan.

Tak hanya di lingkup pemerintahan, masyarakat pun diajak ambil bagian dalam gerakan ini sebagai upaya bersama menjaga bumi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan perilaku hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Upaya kecil yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan Kota Tangerang,” tutup Herman.