Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan pemantauan ketinggian muka air di sejumlah titik sungai dan saluran untuk mengantisipasi banjir di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menuturkan, Pemkot Tangerang memberikan peringatan dini terkait ketinggian muka air sungai dan saluran air di sejumlah wilayah Kota Tangerang yang berstatus ”merah” atau ”awas.”
”Kami telah melakukan pemantauan sekaligus memberikan peringatan dini kepada semua masyarakat untuk bersiaga menghadapi banjir di tengah curah hujan yang masih tinggi," jelasnya.
"Setelah hujan lebat tadi malam, sebagian besar ketinggian muka air sungai dan saluran air berstatus merah atau awas, baik di wilayah barat maupun wilayah timur bahkan sejumlah titik sudah melimpah seperti di Jembatan Alamanda Periuk, Taman Cibodas, Puri Kartika Ciledug, dan sebagainya," sambung Taufik, Jumat (20/2/26).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang akan terus melakukan pemantauan berkala sebagai langkah cepat memperkuat mitigasi banjir di tengah curah hujan tinggi yang akan melanda wilayah Kota Tangerang sampai beberapa hari mendatang.
”Kami berharap ketinggian muka air sungai dan saluran air ini berangsur surut seiring dengan berhentinya hujan sejak pagi ini. Namun, kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi meningkatkan aksi mitigasi banjir dengan melakukan pemantauan melalui aplikasi Si Pantau secara berkala," tambahnya.
Berikut ini adalah data dari Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTAU) yang dikelola Dinas PUPR Kota Tangerang secara real time per pagi ini (09.00 WIB), di antaranya:
1. Sungai Cirarab-Sarakan berstatus siaga (1,64 meter)
2. Situ Bulakan berstatus awas (2,21 meter)
3. Kali Ledug Periuk berstatus awas (2,97 meter)
4. Saluran Pembuangan Mutiara Pluit Periuk berstatus normal (1,6 meter)
5. Kali Ledug Alamanda berstatus awas (3,8 meter)
6. Sungai Cirarab-Telesonik berstatus awas (2,97 meter)
7. Kali Sabi-Pondok Arum berstatus normal (3,38 meter)
8. Saluran Pembuangan Sumur Pacing-Galeong berstatus awas (1,44 meter)
9. Kali Sabi-Taman Cibodas berstatus awas (3,21 meter)
10. Saluran Pembuangan Cikoneng-Magnolia berstatus normal (0,96 meter)
11. Saluran Pembuangan Nusa Indah Karawaci berstatus normal (1,31 meter)
12. Saluran Pembuangan Cicayur-Panunggangan Barat berstatus normal (0,97 meter)
13. Kali Sabi-Uwung Jaya berstatus siaga (2,36 meter)
14. Benda berstatus siaga (0,96 meter)
15. Kali Angke-Jembatan Polor (meluap)
16. Kali Angke-PGP berstatus awas (3,54 meter)
17. Cantiga-DDN berstatus siaga (2,91 meter)
18. Cantiga-Karang Tengah berstatus awas (2,46 meter)
19. Kali Wetan-Puri Kartika berstatus awas (2,07 meter)
20. Ciputat Pintu 3 berstatus awas (2,89 meter)
21. Serua-Tajur bestatus awas (2,15 meter)
22. Cipulir Estate berstatus awas (1,57 meter)
23. Kali Angke-Duren Villa berstatus awas (4,44 meter)
24. Kali Angke-Mutiara Serpong berstatus awas (3,28 meter)