Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali memperkuat kualitas sumber daya aparatur melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan Forum Kolaborasi dan Pengembangan Inovasi SDM Aparatur, yang menggandeng sembilan perguruan tinggi mitra untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang.
Forum Kolaborasi dan Pengembangan Inovasi SDM Aparatur dihadiri langsung Wali Kota Tangerang Sachrudin, jajaran Kepala OPD, dan sederet tamu undangan di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Kamis (5/2/26).
Forum ini menjadi wadah sinergi antara Pemkot Tangerang dan perguruan tinggi dalam menyusun modul pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik, khususnya di bidang literasi digital dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Melalui forum ini, kami mengundang perguruan tinggi mitra untuk bersama-sama mengembangkan modul pembelajaran bagi ASN, terutama terkait literasi digital, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat, lincah, dan adaptif,” ujar Jatmiko, Kepala BKPSDM Kota Tangerang.
Sembilan perguruan tinggi yang terlibat dalam kolaborasi ini berasal dari dalam dan luar daerah, di antaranya Universitas Hasanuddin (Unhas), Telkom University, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), BINUS University, Swiss German University, Universitas Indonesia (UI), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
"Salah satu output utama dari forum ini adalah pengembangan Massive Open Online Course (MOOC) untuk ASN, dengan fokus awal pada modul complaint handling atau penanganan pengaduan masyarakat," paparnya.
Modul ini disusun sebagai tindak lanjut atas arahan Wali Kota Tangerang, menyikapi masih adanya keluhan masyarakat terkait etika dan pola komunikasi ASN dalam pelayanan publik.
“Modul complaint handling ini diharapkan dapat membekali ASN, khususnya yang bertugas di kelurahan dan OPD yang berhadapan langsung dengan masyarakat, agar mampu menangani keluhan secara profesional, terukur, dan terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.
Kolaborasi ini dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perguruan tinggi mitra berkontribusi secara sukarela sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan sinergi pentahelix dalam pembangunan daerah.
Pemkot Tangerang juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi lokal di Kota Tangerang untuk terlibat dalam program ini, sepanjang memiliki kesesuaian dengan kebutuhan substansi pengembangan kompetensi ASN.