Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) berhasil merealisasikan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah mencapai 75 persen per awal Oktober 2026.
Ketua Tim Pembangunan Perumahan dan Permukiman, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Yeni Anita Anggraini menuturkan, capaian program bedah rumah telah berjalan signifikan sebelum memasuki triwulan terakhir 2026.
Di tahun ini, Pemkot Tangerang manargetkan program bedah rumah dapat menyasar 1.000 unit rumah milik keluarga pra sejahtera di seluruh kecamatan di Kota Tangerang.
“Tahap kedua ini sudah mencapai kurang lebih 75 persen, sisanya sedang berjalan proses rehabilitasinya secara bertahap. Insyaallah, November nanti sudah bisa dituntaskan semuanya dan bisa dirasakan langsung manfaatnya,” ujar Yeni ketika ditemui di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Senin (16/10/26).
Berdasarkan pemantauan terkini di lapangan, hasil program bedah rumah telah dirasakan para penerima manfaat. Sebagian besar rumah yang direhabilitasi juga telah ditinggali dengan layak, aman, dan nyaman.
“Sebagian besar rumah yang telah direhabilitasi sudah ditinggali para pemiliknya. Mereka semua sampak sangat puas telah difasilitasi program bedah rumahnya. Rumahnya jadi lebih layak dihuni,” terangnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang sedang melakukan pembahasan untuk peningkatkan capaian program bedah rumah pada tahun selanjutnya untuk memastikan kehidupan yang layak bagi masyarakat Kota Tangerang.