Kamis, 15 Oktober 2026
Tangerang, oC

KWT Gemas Implan 1 Kota Tangerang Ajak Siswa TK Al Amin Belajar Bertani Sejak Dini

Kamis, 15 Oktober 2026 14:11 WIB
58
Share
Mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak dapat dilakukan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemas Implan mengajak siswa TK Al Amin mengenal pertanian melalui kegiatan kunjungan dan praktik langsung di kebun, Kamis (15/10/26). (Sumber : ) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak dapat dilakukan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemas Implan Kota Tangerang mengajak siswa TK Al Amin mengenal pertanian melalui kegiatan kunjungan dan praktik langsung di kebun, Kamis (15/10/26).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai tahapan bercocok tanam, mulai dari penyemaian bibit, memindahkan bibit ke area tanam, hingga memanen terung yang telah siap dipetik.

Ketua KWT Gemas Implan, Tuminah, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan pertanian kepada anak-anak sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal proses menanam sayuran secara langsung. Mereka bisa belajar mulai dari menyemai bibit, menanam, merawat tanaman, sampai memanen hasilnya. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap pertanian sejak dini,” ujar Tuminah.

Menurutnya, kebun KWT tidak hanya dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, termasuk anak-anak yang ingin belajar mengenai pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa adalah memanen terung langsung dari kebun. Melalui pengalaman tersebut, anak-anak dapat melihat hasil dari proses budidaya tanaman sekaligus mengenal sayuran sebagai salah satu sumber pangan yang penting bagi kehidupan sehari-hari.

”Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Anak-anak dapat belajar melalui pengamatan dan praktik langsung, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebiasaan menghargai hasil pertanian,” kata Tuminah.

Tuminah berharap kegiatan edukasi pertanian seperti ini dapat terus dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi anak-anak. ”Pengenalan pertanian sejak dini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan pemahaman mengenai proses produksi pangan,” harapnya.