Selasa, 13 Oktober 2026
Tangerang, oC

Pelaku Ekraf Kota Tangerang Bukukan Pendapatan Rp48,7 Juta di INACRAFT 2026

Senin, 12 Oktober 2026 16:04 WIB
60
Share
Keikutsertaan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kota Tangerang dalam ajang INACRAFT October Vol. 5 2026 membuahkan hasil positif. Selama lima hari pameran pada 7–11 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 10 pelaku ekraf Kota Tangerang membukukan total pendapatan sebesar Rp48.762.500. (Sumber : ) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Keikutsertaan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kota Tangerang dalam ajang INACRAFT October Vol. 5 2026 membuahkan hasil positif. Selama lima hari pameran pada 7–11 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 10 pelaku ekraf Kota Tangerang membukukan total pendapatan sebesar Rp48.762.500.

Capaian tersebut menjadi salah satu hasil dari upaya Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dalam memfasilitasi pelaku ekraf untuk memperluas pemasaran produk unggulan, memperkenalkan karya lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menyatakan, sepanjang pameran, pendapatan pelaku ekraf Kota Tangerang menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Pada 7 Oktober, pendapatan tercatat sebesar Rp2.740.000, kemudian meningkat menjadi Rp6.165.000 pada 8 Oktober.

”Pada 9 Oktober, pendapatan mencapai Rp5.455.000, sebelum kembali meningkat menjadi Rp9.565.000 pada 10 Oktober. Puncaknya terjadi pada hari terakhir pameran, 11 Oktober, dengan pendapatan mencapai Rp24.837.500,” jelas Boyke, Senin (12/10/26).

Pendapatan pada hari terakhir tersebut menyumbang sekitar 50,9 persen dari total pendapatan selama lima hari pameran. Capaian ini menunjukkan tingginya nilai penjualan yang berhasil dibukukan para peserta pada penutupan INACRAFT October 2026.

”Sepuluh pelaku ekraf yang berpartisipasi membawa beragam produk unggulan, mulai dari batik, kerajinan kayu, aksesori, produk seni kreatif, hingga kerajinan berbahan eceng gondok. Keberagaman produk ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi industri kreatif Kota Tangerang kepada pasar yang lebih luas,” papar Boyke.

Keikutsertaan dalam INACRAFT juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan karakter produk, menjangkau konsumen baru, serta membangun jejaring dengan calon mitra bisnis. Pameran berskala nasional ini menjadi ruang promosi bagi produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing.

Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif melalui fasilitasi promosi dan keikutsertaan dalam berbagai pameran.

“Capaian Rp48,7 juta selama lima hari di INACRAFT October 2026 menjadi hasil yang dapat dievaluasi untuk memperkuat strategi promosi produk lokal ke depan. Dengan dukungan pemerintah dan inovasi dari pelaku usaha, produk ekonomi kreatif Kota Tangerang diharapkan semakin kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkasnya.