Jumat, 09 Oktober 2026
Tangerang, oC

BPBD Kota Tangerang Evakuasi Sarang Tawon Dari Atap Masjid di Pedurenan

Jumat, 09 Oktober 2026 00:47 WIB
2
Share
BPBD Kota Tangerang Evakuasi Sarang Tawon Berukuran Besar Dari Atap Masjid di Pedurenan (Sumber : Pemkot Tangerang) (Kontributor)

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melalui UPT Pemadam Kebakaran dan penyelamatan korban Ciledug mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa berukuran besar yang berada di bagian atap dekat kubah Masjid Jami Al-Irsyad, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kamis (08/10/26).

 

Sarang tawon tersebut baru diketahui saat marbot masjid berencana membersihkan area atap dan kubah. Namun, upaya pembersihan dibatalkan setelah marbot tersebut mendapat serangan dari kawanan tawon.

 

Pengurus DKM Masjid Jami Al-Irsyad, Ustadz Hidayat, menuturkan posisi sarang yang tersembunyi membuat keberadaannya tidak disadari sejak awal.

 

"Marbot mau membersihkan bagian atas termasuk kubah masjid, tetapi diserang tawon. Ternyata ada sarangnya yang cukup besar. Kami tidak tahu sebelumnya karena posisinya tersembunyi di antara atap," kata Ustadz Hidayat saat dikonfirmasi.

 

Khawatir membahayakan keselamatan jemaah dan masyarakat sekitar, pihak pengurus DKM segera menghubungi UPT Damkar Ciledug untuk meminta bantuan evakuasi.

 

Proses evakuasi dilakukan malam hari mulai pukul 20.00 WIB. Pemilihan waktu malam bertujuan memastikan seluruh kawanan tawon telah kembali dan tidak beraktivitas di luar sarang.

 

Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, menjelaskan personel di lapangan sempat menghadapi kendala teknis akibat posisi sarang yang sulit dijangkau.

 

"Petugas sempat menemui kesulitan untuk mencapai lokasi karena harus memanjat menggunakan tangga besi. Kendati demikian, penanganan evakuasi berjalan lancar dan berhasil diselesaikan," ujar Syuhada.

 

Teknik penanganan dilakukan dengan menutup akses keluar-masuk pada sarang menggunakan kapas, kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan bahan kimia cair untuk melumpuhkan kawanan tawon.

 

Sarang tawon tersebut diperkirakan sudah terbentuk selama lebih dari dua bulan. Selama periode itu, keberadaannya tidak sampai mengganggu aktivitas ibadah karena letaknya yang tersembunyi di bagian atas bangunan Masjid.

 

Kesigapan petugas pemadam kebakaran tersebut mendapat apresiasi dari pengurus DKM masjid Al-Irsyad.