Rabu, 07 Oktober 2026
Tangerang, oC

390 Lansia Lulus, Sachrudin: Berkualitas di Setiap Fase Kehidupan

Rabu, 07 Oktober 2026 17:35 WIB
32
Share
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mewisuda salah seorang peserta Sekolah Lansia Angkatan ke-2 Kota Tangerang, Rabu (7/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Bertambah usia bukan berarti berhenti belajar dan beraktivitas. Sebanyak 390 warga Lanjut Usia (Lansia) di Kota Tangerang justru menutup satu tahapan pembelajaran melalui Wisuda Sekolah Lansia Angkatan ke-2, Rabu (07/10/2026).

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan, semakin panjang usia yang dijalani masyarakat, semakin penting pula memastikan setiap tahapan kehidupan dapat dilalui dengan sehat, aktif, mandiri, dan bermakna.

“Yang bertambah bukan hanya usia, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, semangat, dan kemampuan untuk tetap menjalani kehidupan dengan baik. Kita tidak hanya ingin masyarakat memiliki usia yang panjang, tetapi juga menikmati kehidupan yang berkualitas,” ujar Sachrudin saat mewisuda para peserta di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, yang turut didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Kota Tangerang. Pada 2024, AHH tercatat 75,50 tahun dan meningkat menjadi 75,83 tahun pada 2025.

“Angka harapan hidup yang terus meningkat tentu menjadi kabar baik. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tambahan usia tersebut diisi dengan kesehatan, aktivitas, kemandirian, dan kualitas hidup yang baik. Di sinilah perhatian kita kepada para lansia menjadi penting,” jelasnya.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah lansia, sekaligus memastikan kelompok usia lanjut tetap memiliki ruang untuk belajar, bersosialisasi, mandiri, dan menjalani kehidupan secara berkualitas.

Sachrudin menuturkan, Sekolah Lansia menjadi salah satu ruang yang disiapkan untuk mendukung hal tersebut. Program ini tidak hanya menjadi tempat menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong para lansia agar tetap aktif, produktif, dan memiliki peran dalam kehidupan sosial.

“Sekolah Lansia bukan hanya tempat untuk menambah pengetahuan. Ini adalah ruang untuk mempersiapkan masa lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Lansia tangguh adalah mereka yang tetap aktif menjalani hari, mandiri dalam keseharian, dan produktif sesuai kemampuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar, menerangkan, 390 peserta yang diwisuda berasal dari 13 Sekolah Lansia di masing-masing kecamatan, dengan jumlah 30 peserta setiap sekolah.

“Para peserta mengikuti pembelajaran yang dirancang untuk mendukung terwujudnya Lansia Tangguh. Kurikulumnya mencakup tujuh dimensi kehidupan, yaitu spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, serta lingkungan,” jelas Tihar.