Senin, 05 Oktober 2026
Tangerang, oC

Terima Laporan Warga, TRC Dinsos Tangerang Evakuasi Ibu dan Anak Terlantar

Senin, 05 Oktober 2026 13:45 WIB
94
Share
Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan ibu dan anak yang berjualan tisu di pinggir Jalan Daan Mogot, Kelurahan Batuceper, Kota Tangerang, Senin (5/10/2026). (Sumber : ) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan ibu dan anak yang berjualan tisu di pinggir Jalan Daan Mogot, Kelurahan Batuceper, Kota Tangerang, Senin (5/10/2026).

”Setelah menerima laporan sekitar pukul 08.58 WIB, petugas TRC langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan memberikan penanganan kepada keduanya. Dari hasil asesmen awal, ibu dan anak tersebut dalam kondisi sehat,” ungkap Kepala Dinsos Kota Tangerang Acep Wahyudi.

Di lokasi, petugas menemukan seorang ibu bernama Purwati bersama anaknya yang sedang berjualan tisu. Berdasarkan pengakuannya, Purwati merupakan warga asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dan masih memiliki sanak saudara di daerah asalnya.

Kepada petugas, Purwati menyampaikan bahwa dirinya telah tinggal di sebuah ruko di kawasan Jalan Lio Baru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, selama sekitar dua bulan. Sebelumnya, ia berjualan di sekitar ruko tersebut, namun karena tidak banyak pembeli, akhirnya memilih berjualan di pinggir jalan.

”TRC Dinsos kemudian membawa ibu dan anak tersebut ke rumah singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah itu, keduanya diantarkan kembali ke tempat tinggalnya dan diberikan imbauan agar tidak kembali beraktivitas atau berjualan di pinggir jalan yang dapat membahayakan keselamatan,” papar Acep.

Penanganan ini menjadi bagian dari upaya Dinsos Kota Tangerang dalam merespons laporan masyarakat sekaligus memastikan warga yang berada dalam kondisi terlantar mendapatkan perlindungan dan pendampingan sesuai kebutuhannya.

”Saat ini, ibu dan anaknya sudah diantar ke rumah kontrakannya. Serta diimbau untuk tidak berjualan dipinggir jalan yang memberi kesan terlantar dan membahayakan. Jika, ditemukan kembali terlantar maka akan dikembalikan ke daerah asalnya,” tegas Acep.

Selanjutnya, Dinsos Kota Tangerang akan melakukan penelusuran keluarga di Kabupaten Banjarnegara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya reunifikasi keluarga agar yang bersangkutan dapat kembali terhubung dengan keluarga di daerah asalnya.

Dinsos Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan kondisi warga yang membutuhkan penanganan sosial.

Laporan masyarakat menjadi salah satu pintu bagi petugas untuk melakukan asesmen, memberikan bantuan yang dibutuhkan, serta menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing warga.