Jumat, 02 Oktober 2026
Tangerang, oC

Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi

Jumat, 02 Oktober 2026 10:39 WIB
30
Share
Sparring Atlet Tinju TNGBOXSPAR (Sumber : Diskominfo) (WIDI YANTO)

Kota Tangerang terus memperkuat ekosistem Sport City sebagai strategi menggerakkan perekonomian daerah. Tidak hanya mengejar prestasi atlet, penyelenggaraan event olahraga juga diarahkan untuk meningkatkan aktivitas perhotelan, kuliner, transportasi, hingga omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pengembangan tersebut didorong melalui penyelenggaraan lebih dari 25 event olahraga dalam setahun, mulai dari kompetisi tingkat nasional hingga kegiatan yang melibatkan peserta internasional.

“Kehadiran atlet, pelatih, ofisial dan penonton dinilai memiliki potensi ekonomi yang dapat dirasakan berbagai sektor usaha di Kota Tangerang,” ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kota Tangerang, Jumat (2/10/26).

Kaonang menekankan, olahraga memiliki potensi lebih luas dari sekadar pertandingan dan pencapaian medali. Menurutnya, sebuah kompetisi dapat menghidupkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari kebutuhan konsumsi peserta hingga penggunaan akomodasi dan transportasi.

“Tidak ada pertandingan dengan seribu peserta yang tidak membutuhkan minum atau makan. UMKM semua ikut hidup. Olahraga itu membangkitkan daya ungkit ekonomi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan Sport City juga menjadi bagian dari arah transformasi ekonomi Kota Tangerang menuju penguatan sektor jasa.

Melalui kegiatan olahraga, pemerintah ingin mendorong hotel, pusat perbelanjaan, serta sektor usaha lainnya agar memperoleh manfaat dari meningkatnya kunjungan masyarakat dan peserta event.

“Kota Tangerang memiliki sejumlah potensi pendukung, di antaranya keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jaringan hotel, serta akses fasilitas kesehatan,” katanya.

“Infrastruktur tersebut dinilai memudahkan peserta dari berbagai daerah maupun negara untuk mengikuti kompetisi tanpa harus melalui perjalanan transit yang panjang,” sambung Kaonang.

Penguatan ekosistem olahraga juga dilakukan melalui pengembangan fasilitas pertandingan. GOR Nambo dan GOR Gondrong disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.

Sementara itu, pada 2027 direncanakan pembangunan GOR di kawasan Modernland untuk cabang olahraga basket indoor dan hoki indoor.

Selain kompetisi prestasi, Kota Tangerang juga mendorong kegiatan olahraga berbasis masyarakat dan hiburan. Salah satunya melalui event lari yang melibatkan atlet nasional serta peserta dari sejumlah negara Eropa.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas daya tarik Kota Tangerang sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga.

“Ekosistem olahraga sebagai tumpuan ini akan saya dorong benar-benar menjadi denyut nadi di Kota Tangerang,” tutupnya.