Perbasi Cup Kota Tangerang 2026 resmi berakhir di GOR Dimyati, Sabtu (26/09/2026) malam. Bergulir selama dua pekan sejak 12 September, kompetisi ini tidak hanya mempertemukan tim-tim basket, tetapi juga menghadirkan antusiasme masyarakat yang konsisten hingga laga final.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, mengapresiasi dukungan masyarakat yang dinilainya menjadi energi bagi perkembangan basket sekaligus membuka ruang positif bagi generasi muda untuk tumbuh dan berprestasi.
“Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama hingga final. Setiap pertandingan ramai disaksikan, dan suasananya tetap tertib, aman, dan damai. Ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi ruang untuk mempertemukan dan mempersatukan generasi muda,” ujar Maryono.
Menurutnya, prestasi generasi muda tidak hanya lahir dari bidang akademik, tetapi juga dari berbagai talenta, termasuk olahraga. Karena itu, ruang untuk mengembangkan bakat dan potensi anak muda perlu terus diperluas.
“Prestasi itu tidak hanya dari nilai akademis, tetapi juga dari talenta-talenta lain seperti bola basket,” katanya.
Maryono menambahkan, kompetisi juga menjadi proses penting untuk membangun mental, disiplin, dan sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari perjalanan yang membentuk karakter atlet.
“Siapapun pemenangnya, semuanya tetap menjadi bagian dari proses untuk menjadi generasi yang tangguh dan dapat diandalkan bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Besarnya antusiasme masyarakat, lanjut Maryono, menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat ekosistem olahraga, termasuk sarana dan prasarana. Salah satunya melalui pembahasan rencana pembangunan GOR baru untuk mendukung kegiatan serta pembinaan atlet.
“Insya Allah ini menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri Permana, mengatakan, Perbasi Cup 2026 memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi.
“Dari hari pertama sampai akhir, antusiasme masyarakat dan anak-anak muda sangat luar biasa,” ujarnya.
Andri, menuturkan, keberadaan ruang bagi anak muda perlu terus diperluas, karena mereka tidak hanya menjadi bagian dari masa depan, tetapi juga telah berperan sebagai penggerak berbagai aktivitas dan ekonomi di Kota Tangerang.
“Anak muda adalah kekuatan. Mereka bukan hanya bagian dari masa depan, tetapi sudah menjadi penggerak ekonomi,” tutupnya.
Adapun Juara Perbasi Cup 2026 Kota Tangerang, untuk Kategori SMP Putri diraih SMP Dian Harapan, SMP Putra: SMPN 4 Kota Tangerang, SMA Putri: SMAN 2 Kota Tangerang (Doeta) dan SMA Putra diraih SDH Lippo Village. Ajang tahunan yang keenam ini, diikuti oleh 105 tim dari tingkat SMP dan SMA se-Kota Tangerang sebagai persiapan menuju Porprov 2026.