Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyatakan kesiapannya untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten yang digelar di Kota Tangerang Selatan pada November mendatang. Kota Tangerang mengusung target tinggi untuk mempertahankan predikat sebagai juara umum.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyampaikan, persiapan matang terus dibahas bersama KONI Kota Tangerang dan seluruh pengurus cabang olahraga (cabor). Terlebih, Kota Tangerang berbekal rekor manis sebagai pemenang juara umum pada pelaksanaan PORPROV sebelumnya.
"Insyaallah kita ingin mempersiapkan sungguh-sungguh dengan target juara umum tentunya, karena tiga tahun lalu kita mampu meraih juara umum. Kita terus meningkatkan koordinasi dengan KONI Kota Tangerang dan seluruh cabor, serta memfasilitasi para atlet dengan sungguh-sungguh," terang Kaonang.
Pada perhelatan kali ini, Kota Tangerang menerjunkan kekuatan penuh dengan total keseluruhan kontingen mencapai 1.266 orang, termasuk manajer, pelatih, asisten pelatih dan ofisial.
Dari total 60 cabor yang dipertandingkan pada PORPROV mendatang, Kota Tangerang dipastikan akan berlaga di 59 cabor. Jumlah partisipasi ini meningkat signifikan dibandingkan PORPROV sebelumnya yang hanya diikuti 47 cabor.
"Jadi memang kita hanya satu saja yang tidak bisa ikut, yaitu cabor selam. Kita belum ada organisasinya dan belum ada atletnya, serta memang belum ada tempat yang representatif untuk venue menyelam di Kota Tangerang ini," sambungnya.
Guna mengoptimalkan persiapan dan pendampingan, Pemkot Tangerang juga menerapkan program inovatif berupa keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai "Ayah Angkat" atau pembina bagi setiap cabor.
"Istimewanya kalau di Kota Tangerang cabornya itu istimewa kita punya ayah angkat. Jadi semua cabor ada OPD yang menjadi ayah angkat pembinanya, untuk mendorong menyemangati supaya cabor tersebut bisa benar-benar siap bertanding," tambah Kaonang.
Sebagai bentuk motivasi, ia mengimbau seluruh atlet untuk fokus pada kesungguhan latihan, kedisiplinan, serta menjaga kekompakan tim tanpa perlu meragukan apresiasi dari pemerintah daerah. Pemkot Tangerang menjanjikan bonus uang tunai yang nilainya diproyeksikan lebih tinggi dari Porprov edisi sebelumnya.
"Soal bonus, insyaallah Pemerintah Kota Tangerang dengan persetujuan Bapak Wali Kota akan memberikan yang terbaik. Sebagai gambaran, pada POPDA lalu untuk peraih emas tunggal saja kami berikan Rp25 juta. Untuk PORPROV nanti, atas persetujuan Bapak Wali Kota, bonus emas tunggal pasti akan lebih tinggi lagi," tegasnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang tidak hanya menjanjikan uang tunai, tetapi juga menyiapkan jaminan masa depan atlet lewat beasiswa kuliah gratis, peluang kerja ke Jepang, hingga kesempatan menjadi pelatih.
"Upaya konkret ini kami lakukan bukan hanya untuk pendidikan mereka, tetapi juga masa depan pekerjaannya setelah purna sebagai atlet," tutup Kaonang.