Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan lokal melalui pengelolaan Bank Sampah Dharma Bakti dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan di wilayah Kampung Dharma Bakti, RW 004.
Lurah Pabuaran Agus Suhendar menjelaskan, KWT Pandan dan fasilitas pengelolaan limbah ini menjadi sarana penunjang ketahanan pangan sekaligus percontohan penanganan sampah berbasis masyarakat.
"Di KWT Pandan ini kita ada program ketahanan pangan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Lingkungan Hidup, seperti budi daya buah markisa, mangga, durian, hingga tanaman obat keluarga (TOGA)," ujar Agus.
Selain fokus pangan, wilayah RW 004 menjadi contoh penanganan tanggap sampah di Kota Tangerang melalui pengolahan limbah plastik menjadi barang berdaya guna.
"Pengelolaan Bank Sampah Dharma Bakti yang diinisiasi sejak 2019 ini, mengolah botol bekas dan limbah bungkus plastik menjadi produk yang siap pakai," jelasnya.
Ketua RT 01 RW 04 sekaligus Ketua Bank Sampah Dharma Bakti, Induan menjelaskan, partisipasi warga dilakukan melalui pengumpulan rutin seminggu sekali maupun penjemputan langsung. Sampah plastik yang terkumpul diproses menjadi berbagai kerajinan olahan.
Ia menyebutkan, limbah plastik di wilayahnya diolah menjadi barang bernilai jual, seperti sapu plastik tahan lama seharga Rp20 ribu hingga Rp35 ribu.
Selain itu, mereka juga menjual asbak seharga Rp5 ribu, gantungan kunci dari cacahan tutup botol seharga Rp2 ribu, serta memproduksi sabun cuci, lilin, tas dan jaket dari daur ulang sampah.
"Dengan alat yang ada, minimal sehari kita bisa produksi dua sapu. Kami juga menyebarkan tempat sampah di titik keramaian untuk mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan," ujar Induan.
Keberhasilan pengelolaan lingkungan di RW 04 Kelurahan Pabuaran ini, telah menarik perhatian dan kunjungan studi dari berbagai pegiat lingkungan, salah satunya dari Forum Kampung Gelintung. Bank Sampah Dharma Bakti dan KWT Pandan berharap, kegiatan ini terus konsisten dan maju sebagai percontohan bagi wilayah lain.