Selasa, 01 September 2026
Tangerang, oC

Cetak Rekor Nasional, Perpustakaan Kampung Jimpitan Kota Tangerang Juara 1 Lomba TPBIS 2026

Selasa, 01 September 2026 14:13 WIB
39
Share
Perpustakaan Kampung Jimpitan Batujaya Kota Tangerang meraih urutan pertama dalam perpustakan desa/kelurahan mitra TPBIS 2026 dengan KPI tertinggi 100. (Sumber : DPAD Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Perpustakaan Jimpitan Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Mitra TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial) Tahun 2026, Perpustakaan Kampung Jimpitan Batujaya sukses meraih juara 1 se-Indonesia dengan membukukan nilai Key Performance Indicator (KPI) mencapai 100 persen sempurna.

Capaian skor tertinggi dan tanpa celah ini, mengukuhkan Perpustakaan Kampung Jimpitan sebagai pelopor serta tolok ukur dalam mengimplementasikan program inklusi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Kampung Jimpitan KB2 Slamet Hariyanto mengaku bersyukur syukur dan bangga atas pencapaian bersejarah ini. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat terbaik se-Indonesia merupakan hasil dari kerja keras bersama dan kolaborasi erat antara pengelola, pemerintah, serta seluruh warga.

"Raihan nilai KPI 100 ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari komitmen kami dalam menjadikan perpustakaan sebagai pusat perubahan di tengah masyarakat," terangnya.

Melalui program TPBIS 2026, perpustakaan kini bukan lagi sekadar tempat membaca atau meminjam buku, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk belajar, mengasah keterampilan, hingga meningkatkan ekonomi keluarga.

Ia menjelaskan, keberlanjutan prestasi dan dampak positif perpustakaan dijaga melalui empat langkah strategis, yaitu modernisasi sarana dan fasilitas publik, pelibatan warga dalam berbagai pelatihan keterampilan, advokasi kemitraan lintas sektor, serta penguatan strategi publikasi media secara masif.

"Keberhasilan meraih peringkat terbaik nasional dengan nilai KPI 100 ini, menjadi bukti nyata bahwa perpustakaan berbasis inklusi sosial di tingkat kelurahan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif bagi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.