Rabu, 26 Agustus 2026
Tangerang, oC

Kemeriahan Kirab Gunungan hingga Maulid Tiga Masjid Satukan Kota Tangerang

Selasa, 25 Agustus 2026 11:05 WIB
182
Share
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono melepas Arak-Arakan Perahu Maulid di Taman Elektrik, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (25/8/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Tangerang berlangsung meriah melalui rangkaian Festival Maulid Nusantara.

Salah satu rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Maulid Tiga Masjid yang mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah Tangerang dalam suasana penuh kebersamaan, di Masjid Agung Al Ittihad, Kota Tangerang, Selasa (25/8/26).

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, rangkaian Maulid Nusantara telah berlangsung selama lima hari, mulai 21 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan zikir bersama, pembacaan doa, hingga ceramah agama dan ditutup dengan pelaksanaan Maulid Tiga Masjid di Masjid Agung Al-Ittihad.

"Maulid ini bukan hanya sekadar memperingati hari lahir Nabi Besar Muhammad SAW, tetapi bagaimana kita bisa mengingatkan tentang akhlak Rasulullah yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sachrudin.

Dalam rangkaian penutupan tersebut, kemeriahan turut terlihat melalui kirab gunungan yang bergerak dari sejumlah titik menuju Masjid Agung Al-Ittihad. Kirab melibatkan tiga masjid, yakni Masjid Jami Kalipasir, Masjid Raya Al-A'zhom, dan Masjid Agung Al-Ittihad.

Antusiasme masyarakat terlihat saat rombongan kirab tiba di lokasi. Warga turut menyambut arak-arakan dan berebut gunungan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi.

Ketua Panitia Maulid Tiga Masjid, Farhan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kegembiraan masyarakat dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tahun ini menjadi pelaksanaan keempat Maulid Tiga Masjid yang digelar secara kolaboratif.

Ia menjelaskan, Masjid Jami Kalipasir dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Tangerang. Masjid Agung Al-Ittihad menjadi ruang berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan, sementara Masjid Raya Al-A'zhom menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Tangerang.

"Ketiga masjid ini menjadi masjid yang ikonik. Kami berkolaborasi supaya masyarakat Tangerang secara umum tidak terbatas oleh administrasi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, atau Kabupaten Tangerang. Semua bisa bersama-sama, guyub dan bersatu dalam rangka merayakan kelahiran Rasulullah," papar Farhan.

Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga tradisi masyarakat Tangerang. Kirab perahu dan gunungan menjadi bagian dari budaya yang terus dikenalkan kepada generasi muda.

"Kita sebagai masyarakat Tangerang punya tradisi yang luar biasa. Ini tidak boleh hilang. Harus selalu dilestarikan agar anak cucu kita tahu bahwa di Tangerang ada kegiatan yang melibatkan banyak orang dan untuk kemaslahatan bersama," katanya.