Selasa, 21 Juli 2026
Tangerang, oC

Sambut Festival Cisadane 2026, Banksasuci Gelar Aksi Ruwat Rawat Sungai Cisadane

Senin, 20 Juli 2026 19:00 WIB
199
Share
Foto udara kegiatan Ruwat Rawat Cisadane menjelang Festival Cisadane 2026 di Kota Tangerang, Senin (20/7/26). (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH)

Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) baru saja menggelar aksi peduli lingkungan dalam rangka menyambut Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang yang mulai dihelat lusa.

Ketua Banksasuci Ade Yunus menuturkan, aksi peduli lingkungan bertajuk “Ruwat Rawat Sungai Cisadane” berhasil mengangkut sekitar 5,3 ton sampah sebagai bagian dari kampanye eco-green dan zero waste bagi seluruh pengunjung dan masyarakat sekitar yang akan meramaikan Festival Cisadane 2026.

“Kami menggelar aksi peduli lingkungan sore ini sebagai bentuk dukungan menyambut Festival Cisadane 2026 dengan menggelar giat bersih-bersih menggunakan perahu menyusuri sungai. Aksi ini sebagai bentuk merawat kebersihan dan kehidupan yang bermanfaat besar khususnya bagi masyarakat yang berdampingan langsung dan menggantungkan hidupnya dengan Sungai Cisadane,” ujar Ade, Senin (20/7/26).

Ia melanjutkan, aksi peduli lingkungan yang diselenggarakan Banksasuci juga mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak yang terlibat secara langsung, mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD), Perumda Tirta Benteng, Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang, serta relawan-relawan lainnya yang berpartisipasi secara sukarela.

“Alhamdulilah, ada sekitar 100 relawan dari sejumlah organisasi yang telah sukarela bergabung berpartisipasi menyusuri sungai untuk memastikan tidak ada sampah di Sungai Cisadane,” tambahnya.

Selain itu, aksi peduli lingkungan sore tadi diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi semua lapisan untuk mendukung kebersihan dan kelestarian Sungai Cisadane yang selama ini menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat Kota Tangerang.

“Sebenarnya tidak hanya ketika ada festival, kami memang rutin bersih-bersih, jadi adanya kolaborasi seperti ini bisa menjadi budaya yang bisa berjalan secara rutin,” pungkasnya.