Kamis, 04 Juni 2026
Tangerang, oC

Pasca-Iduladha, Inflasi Kota Tangerang Stabil di Angka 1,96 Persen

Rabu, 03 Juni 2026 12:30 WIB
137
Share
Petugas dari dinas Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, sedang Cek pasokan dan harga pangan di pasar anyar Kota Tangerang (Sumber : Diskominfo ) (ABDUL HAKIM FAJARULLAH)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menjaga stabilitas perekonomian daerah dengan mencatatkan angka inflasi terendah di Provinsi Banten.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang baru saja merilis angka inflasi Kota Tangerang pada bulan Mei yang berada di angka 1,96 persen (year on year).

Berdasarkan data tersebut, stabilitas inflasi Kota Tangerang berjalan sangat konsisten sejak awal tahun 2026 khususnya dalam tiga bulan terakhir, yakni Maret (3,10 persen), April (1,54 persen) dan Mei (1,96 persen).

“Angka inflasi terkini menunjukkan keberhasilan upaya pengendalian stabilitas selama ini. Di Kota Tangerang, inflasi hanya menyentuh 1,96 persen dibandingkan kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Banten yang rata-rata mencapai lebih dari 3,0 persen. Harga Indeks Konsumennya juga hanya 109,57 dengan indeks month to month-nya mengalami deflasi sebesar 0,15 persen,” ujar Ruta, Rabu (3/6/26).

Ia melanjutkan, peyumbang inflasi pada bulan Mei didominasi sejumlah komoditas pangan yang mengalami pertumbuhan permintaan sepanjang peridoe menjelang Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir pekan kemarin. Seperti cabai merah, kue kering dan minyak goreng yang berkontribusi menyumbangkan inflasi sebesar 1,06 persen.

“Tidak berbeda banyak dari bulan kemarin, komoditas penyumbang inflasi masih didominasi cabai merah sebesar 18,53 persen, kue kering sebesar 8,29 persen, dan minyak goreng yang mencapai 3,27 persen,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang telah merencanakan sejumlah langkah strategis untuk memastikan pengendalian inflasi tetap stabil. Salah satunya dengan memastikan distribusi ketersediaan pasokan kebutuhan pokok berjalan lancar.