Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyiagakan ratusan petugas kesehatan hewan dan satgas kurban untuk memastikan pelaksanaan pemotongan hewan kurban berjalan aman, sehat dan sesuai standar higienis menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menyampaikan, sebanyak 45 petugas teknis kesehatan hewan dan medik veteriner diterjunkan untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan.
”Petugas tersebut berasal dari DKP Kota Tangerang dan turut dibantu oleh Kesatuan Dokter Hewan Banten. Selain itu, terdapat pula 11 mahasiswa perguruan tinggi kedokteran hewan yang dilibatkan dalam proses monitoring dan pendampingan,” papar Muhdorun, Selasa (26/5/26).
“Tidak hanya itu, di tingkat kelurahan juga telah dibentuk sebanyak 208 Satgas Kurban yang bertugas melakukan monitoring serta pendampingan pelaksanaan kurban selama tiga hari. Sebelumnya, para satgas juga telah mendapatkan sosialisasi tata laksana pemotongan dan penanganan hewan kurban bersama Institut Pertanian Bogor (IPB),” sambungnya.
Petugas teknis nantinya akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dan sesudah pemotongan.
“Pemeriksaan dilakukan meliputi kualitas daging, organ hati, hingga memastikan daging kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” jelas Muhdorun.
Pemerintah Kota Tangerang memastikan, apabila ditemukan organ atau daging yang terindikasi mengandung cacing maupun tidak layak konsumsi, maka petugas akan langsung melakukan penarikan agar tidak didistribusikan kepada masyarakat.
”Pemkot Tangerang juga mengimbau seluruh panitia kurban dan masyarakat untuk tetap memperhatikan aspek kebersihan selama proses pemotongan hingga pendistribusian daging kurban,” imbau Muhdorun.