Rabu, 06 Mei 2026
Tangerang, oC

Ular Sanca 3 Meter Menyumbat Drainase di Karang Tengah, Petugas BPBD Kota Tangerang Turun Tangan

Sabtu, 02 Mei 2026 22:20 WIB
218
Share
Ular Sanca 3 Meter Menyumbat Drainase di Karang Tengah, Petugas BPBD Kota Tangerang Turun Tangan (Sumber : Pemkot Tangerang) (Kontributor)

Warga di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, sempat dibuat heran sekaligus panik pada Minggu (02/05/26).

Pasalnya, pemukiman mereka terendam genangan air usai hujan deras, sebuah fenomena yang sebelumnya tidak pernah terjadi di wilayah tersebut.

Kecurigaan warga bermula saat genangan air di Jalan Rawa Kambing RT 02/RW 02 tak kunjung menyusut. Saat mencoba mengecek saluran air menggunakan batang kayu, warga merasa ada benda asing yang mengganjal di dalam pipa.

Tak ingin ambil risiko, mereka segera mendatangi pos Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug BPBD Kota Tangerang untuk meminta bantuan yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas UPT Damkar Ciledug terjun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan warga, petugas memutuskan untuk membongkar bagian saluran air yang tersumbat.

Betapa terkejutnya warga dan petugas saat menemukan seekor ular sanca sepanjang 3 meter meringkuk di dalam saluran. Keberadaan tubuh ular besar itulah yang selama ini menyumbat aliran air. Begitu posisi ular bergeser saat akan dievakuasi, genangan air di pemukiman warga pun perlahan mulai menyusut.

Petugas UPT Damkar Ciledug, Barasetio, menjelaskan proses evakuasi tidak berjalan instan. Petugas sempat mengalami kesulitan karena posisi ular yang terjepit.

"Proses evakuasi sempat menemui kendala ketika tubuh ular terhalang batang besi di dalam saluran. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membongkar saluran air setelah sebelumnya meminta persetujuan dari warga setempat," ujar Barasetio.

Salah seorang warga setempat, Kamal mengaku sangat lega setelah penyebab banjir di lingkungannya diketahui. Ia mengapresiasi kesigapan petugas yang merespons laporan warga dengan cepat.

"Kami lapor ke Damkar karena awalnya bingung kenapa air tidak surut-surut, padahal biasanya tidak begini. Ternyata ada ular sanca yang cukup besar di dalam. Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dan bantuan dari petugas Damkar Ciledug," kata Kamal.

Saat ini, ular sanca tersebut telah berhasil diamankan petugas untuk dipindahkan ke pos UPT Damkar Ciledug atau tempat yang lebih aman, jauh dari pemukiman warga. Kondisi saluran air di lokasi kini kembali normal dan berfungsi dengan baik.