Rabu, 22 April 2026
Tangerang, oC

Mimpi Warga Banten Terwujud: Kini Berangkat Haji Lebih Dekat dari Tanah Sendiri

Selasa, 21 April 2026 22:30 WIB
177
Share
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Gubernur Banten Andra Soni melambaikan tangan, mengiringi keberangkatan jemaah haji dengan doa dan ucapan selamat jalan menuju Tanah Suci, Selasa (21/04/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Sebuah mimpi panjang warga Banten, khususnya Tangerang Raya, akhirnya terjawab. Hari ini, sejarah baru tertoreh seiring dengan resminya Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh, Kota Tangerang, melayani keberangkatan dan pemulangan jamaah haji. Sehingga, perjalanan menuju tanah suci tidak lagi dimulai dengan perjalanan panjang menuju Pondok Gede, melainkan dari kenyamanan fasilitas di tanah sendiri, yang hanya sepelemparan batu dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian Haji dan Umroh, serta Kementerian Agama, memastikan bahwa musim haji 1447 H/2026 ini menjadi momentum pelayanan yang lebih manusiawi bagi para jemaah.

"Alhamdulillah, pada tahun ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Dengan hadirnya Asrama Haji Grand El Hajj, para jemaah tidak perlu lagi menuju Asrama Haji Pondok Gede, sehingga proses pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman," ujar Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni, dalam acara pelepasan jemaah haji di Masjid Raya Al-A'zhom, Selasa (21/04/2026).

Bagi masyarakat Tangerang Raya, keberadaan asrama haji di Cipondoh bukan sekadar urusan lokasi, melainkan efisiensi waktu dan energi yang krusial bagi jemaah, terutama bagi para lansia. Wali kota pun berpesan agar kesempatan emas ini dibarengi dengan kesiapan mental dan fisik.

"Jajaran Pemkot Tangerang menyampaikan rasa syukur dan doa terbaik untuk seluruh jemaah. Kami berharap, perjalanan ini tidak hanya membawa bapak dan ibu ke tanah suci, tetapi juga membawa perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah SWT," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa Pemprov Banten berkomitmen penuh untuk menyempurnakan fasilitas yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Banten ini.

"Alhamdulillah fasilitas ini sudah difungsikan. Mungkin belum maksimal, tapi insyaAllah perlahan-lahan Kementerian Haji dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Banten, ini segera selesai, rampung, dan manfaatnya semakin baik untuk kita semua," imbuh Andra Soni.

Efisiensi layanan ini pun diperkuat dengan hadirnya fasilitas fast track keimigrasian. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten, Samsudin, menjelaskan bahwa terobosan ini sangat memudahkan jemaah agar tidak lelah menunggu antrean panjang.

"Jemaah akan difasilitasi dengan proses fast track, sehingga tidak terlalu lama menunggu proses imigrasi dan langsung diterima di Saudi Arabia," jelas Samsudin di depan para jemaah yang akan diberangkatkan pada 22 April esok hari.

Data mencatat, sebanyak 9.192 jemaah haji Banten siap diberangkatkan pada musim haji 2026 ini, yang terbagi ke dalam 24 kloter. Sebanyak 1.567 orang di antaranya merupakan warga Kota Tangerang. Keberangkatan tahun ini juga memastikan perhatian khusus bagi 80 jemaah berisiko tinggi (lansia dan kondisi kesehatan tertentu), dengan jemaah tertua berusia 82 tahun dan termuda 13 tahun.

Dengan keberangkatan yang kini lebih dekat dari rumah, semangat ibadah para dhuyufurrahman (tamu Allah) asal Banten diharapkan semakin khusyuk dan terjaga sejak langkah pertama dari Kota Tangerang.