Senin, 30 Maret 2026
Tangerang, oC

UPT Puskesmas Kunciran Gelar Layanan Skrining TBC Massal Rontgen Dada di Dua Lokasi

Senin, 30 Maret 2026 16:47 WIB
71
Share
(Arsip) Warga membaca flyer mengenai TB paru di salah satu puskesmas di Kota Tangerang (Sumber : Dinkes Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Dalam upaya menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC), UPT Puskesmas Kunciran, melaksanakan program Active Case Finding (ACF) TBC melalui metode skrining foto rontgen dada.

Program ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit TBC sejak dini guna mencegah keterlambatan diagnosis, mempercepat inisiasi pengobatan dan secara efektif memutus mata rantai penularan TBC di tengah masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Kunciran dr. Dece Feriyeni menegaskan, deteksi dini adalah kunci utama dalam keberhasilan penanganan TBC. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan program.

"Kami mengajak seluruh warga, terutama yang masuk dalam kelompok berisiko, untuk memanfaatkan layanan skrining ini. Dengan mendeteksi TBC lebih awal melalui foto rontgen dada, kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga melindungi keluarga dari risiko penularan," ujar dr. Dece.

Ia menjelaskan, skrining ini memprioritaskan masyarakat dengan faktor risiko tinggi, termasuk mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC, pengidap diabetes, malnutrisi, hingga warga dengan gejala batuk berkepanjangan.

Ia melanjutkan, layanan ini akan hadir di dua lokasi berbeda, yaitu Kantor Kelurahan Kunciran Indah pada, Kamis (2/4/26) dan Balai Warga RW 06 Kunciran pada, Selasa (7/4/26) mendatang, dengan waktu pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB.

"Bagi masyarakat yang ingin mengikuti skrining ini, cukup membawa identitas diri berupa KTP atau KK saat datang ke lokasi pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Mari kita sukseskan program TOSS TBC (Temukan TBC, Obati Sampai Sembuh)," pungkas dr. Dece.