Senin, 23 Februari 2026
Tangerang, oC

Syiar Ramadan di Jantung Kota: 52 Dai Cilik Adu Bakat di Ramadan Al Azhom Festival

Senin, 23 Februari 2026 17:01 WIB
99
Share
Lomba Dai Cilik Ramadhan di halaman Masjid Al-A'zhom, Kec. Tangerang. Kota Tangerang, Provinsi Banten, (23/2/26) (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Gema dakwah mulai terdengar dari selasar Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang. Sebanyak 52 peserta tingkat sekolah dasar berkompetisi dalam ajang Lomba Dai Cilik yang menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Al-A'zhom Festival tahun ini.

Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari ke depan ini, menjadi panggung bagi bibit-bibit pendakwah muda dari seluruh penjuru Tangerang Raya. Para peserta tercatat berasal dari berbagai institusi pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar Negeri (SDN), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), hingga Sekolah Dasar Swasta (SDS).

Ketua Pelaksana Ramadan Al-A'zhom Festival Malkan Al Masqo menyatakan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan minat anak-anak dalam syiar Islam tetap kuat di tengah gempuran era digital.

"Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berani tampil menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Masjid Al-A'zhom adalah tempat terbaik bagi mereka untuk memulai langkah dakwah tersebut," ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan lomba di area Masjid Raya Al-A'zhom memberikan atmosfer religius yang kental. Selain memperebutkan gelar juara, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana syiar bagi masyarakat yang berkunjung ke festival, sekaligus mengisi waktu luang di bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif dan edukatif.

"Kualitas juri yang kompeten di bidangnya menjamin transparansi dan objektivitas lomba. Lebih dari itu, kami ingin anak-anak kita ini pulang membawa ilmu baru tentang bagaimana menyampaikan pesan agama secara sejuk dan menarik," tambahnya.

Melalui perhelatan Lomba Dai Cilik ini, Al-A'zhom Festival diharapkan tidak hanya menjadi pusat keramaian ekonomi dan religi, tetapi juga menjadi tempat lahirnya pendakwah muda.

Kompetisi ini menjadi langkah awal untuk mencetak generasi Qur’ani yang mampu membawa pesan damai Islam dari Kota Tangerang untuk Indonesia.