Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang menerjunkan sebanyak 200 personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah wilayah dan jalur yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, sejak Kamis (22/1) hingga saat ini Jumat (23/1/26).
Ratusan personel tersebut telah ditempatkan di titik-titik krusial, khususnya pada ruas jalan yang mengalami genangan, penyempitan, hingga penutupan sementara. Diantaranya, kawasan Pasar Bengkok, Jalan Hasyim Ashari Pinang, Jalan Soetomo Karang Tengah dan jalur-jalur protokol lainnya.
“Pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif guna memastikan arus kendaraan tetap mengalir serta membantu mengarahkan pengendara ke jalur alternatif yang lebih aman,” ungkap Achmad Suhaely, Kepala Dishub Kota Tangerang.
Ia menyampaikan, dalam kondisi seperti ini, kepadatan lalu lintas menjadi hal yang tidak dapat dihindari. Hal tersebut dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan, adanya penutupan dan penyempitan ruas jalan akibat banjir, serta perlambatan laju kendaraan di sejumlah titik genangan.
“Meski demikian, petugas di lapangan terus berupaya mengoptimalkan pengaturan lalu lintas demi meminimalisir kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” tutur Suhaely.
Dishub Kota Tangerang mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas dan jalur alternatif yang telah disediakan selama kondisi banjir masih berlangsung.