Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Kewilayahan Bulan Januari 2026 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, di Ruang Patio, Puspem Kota Tangerang, Senin (12/1/26).
Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis kewilayahan sebagai langkah antisipasi dan perbaikan di awal tahun 2026.
Asisten Daerah (Asda) 1 Pemkot Tangerang Mulyani menyampaikan, dalam rapat tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, termasuk risiko banjir, genangan, serta pohon tumbang.
"Kesiapan personel, sarana prasarana, dan koordinasi lintas OPD menjadi perhatian utama guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat," ungkap Mulyani, usai rapat evaluasi
Selain itu, aspek kesehatan masyarakat juga menjadi fokus pembahasan, khususnya terkait peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus baru yaitu Super Flu. Pemkot Tangerang meminta seluruh jajaran terkait untuk terus melakukan penguatan langkah pencegahan serta sosialisasi kepada masyarakat.
Rapat kewilayahan juga membahas persoalan penegakan peraturan daerah, ketertiban lingkungan, serta penataan kota, termasuk evaluasi fasilitas umum seperti jembatan penyeberangan orang (JPO).
"Dalam hal ini, kita juga akan memperbaiki ketertiban masyarakat atau PKL di jalur-jalur pejalan kaki. Kepatuhan masyarakat akan Peraturan Daerah (Perda) yang akan terus ditingkatkan," katanya.
Selain itu, kata Mulyani, masyarakat juga diimbau untuk aktif memanfaatkan kanal-kanal pengaduan yang telah disediakan Pemkot Tangerang sebagai bentuk partisipasi dan sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
"Melalui rapat kewilayahan ini, Pemkot Tangerang optimistis tahun 2026 dapat menjadi tahun yang lebih baik, dengan pelayanan publik yang semakin optimal serta penanganan permasalahan kewilayahan yang lebih cepat dan tepat sasaran," tutupnya.