Rabu, 22 Mei 2024 16:34 WIB | Dibaca : 830
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi
Kisah Sukses Dull Coffee, Dimulai dari Gerobak Berkembang Jadi Kedai Kopi

Bisnis kopi menjadi salah satu yang menjanjikan hingga saat ini. Bagaimana tidak, berbagai kalangan kini mulai menyukai kopi. Selain itu, mereka menjadikan kopi sebagai teman untuk menemani saat bekerja, belajar atau bahkan nongkrong.

Hal inilah yang membuat banyaknya orang yang tertarik membuka usaha kopi. Salah satunya Muhammad Abdul Aziz, warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang memulai usaha kopi menggunakan gerobak. Dengan nama Dull Coffee, ia ingin setiap orang dari berbagai kalangan dapat minum kopi enak seperti di coffee shop dengan harga yang terjangkau.

“Saya memulainya pada Juli 2019, dimulai dari gerobak kecil dengan harga terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Hingga tiga bulan setelahnya, melihat respons positif dari pelanggan, membuat saya memberanikan diri membuka kedai kopi,” terangnya.

Abdul pun mengungkapkan, konsep kedai Dull Coffee yakni menghadirkan interaksi antara barista dengan pelanggan. Sehingga mereka bisa menyajikan kopi sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang datang. Selaras dengan itu, agar pelanggan bisa mengetahui jenis kopi yang beragam.

“Dull Coffee menyajikan kopi yang kita roasting sendiri dengan menggunakan biji kopi Gayo dan Temanggung. Sehingga cita rasa kopinya pun autentik dengan aroma yang khas. Apalagi di sini pelanggan dapat melihat langsung proses pembuatan kopi yang mereka pesan,” ujar Abdul.

Selain itu, Dull Coffee menghadirkan beragam menu dari mulai kopi, nonkopi, manual brew, mocktail, teh dengan campuran yakult dan soda, serta ice blend. Sedangkan untuk makanan terdapat camilan kentang, sosis, cireng, roti bakar dan ada varian indomie, juga burger.

“Apalagi kalian harus coba beberapa menu di Dull Coffee seperti cream cheese latte, cinnamon cheese latte, macchiato cheese latte, kopi susu hitam, dan yang paling best seller yakni kopi manual brew. Harganya sudah pasti terjangkau kisaran Rp10 ribu-Rp25 ribu,” tutur Abdul.

Tentunya Dull Coffee bisa menjadi referensi tempat nongkrong sambil menikmati kopi, yang berlokasi di Jalan Rasuna Said No. 32, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Tempat ini buka setiap hari pukul 17.00-24.00 WIB. Kalian bisa kunjungi Instagram @dullcoffee untuk informasi lainnya.



kota tangerang #Smart Branding

Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!